• Akses Cepat Indeks !

  • Translate This Blog

  • Baca Quran

  • Kategori

  • Stat SUFI-Blog

    • 328,422 akses
  • Terbaru nih…

  • Goh Gallery

  • Arsip

  • facebook

    Mohammad Iqbal's Facebook profile
  • Research Gate

    Mohammad Iqbal

Antara Dua Taman

Antara Taman Tulip Keukenhof dan Taman Bunga Nusantara Cianjur

Berikut ini adalah tulisan introspeksi ke dalam diri, agar kelak bangsa kita bisa lebih baik lagi dalam mensyukuri anugerah tak terhingga dari Yang Maha Kuasa yaitu keadaan alam dan cuaca yang baik serta pepohonan dan hewan yang beranekaragam. Aku akan mencoba membandingkan secara head-to-head, bagaimana cara-cara sebuah bangsa bersyukur dengan keadaan alamnya dan dengan sepenuh hati mengemasnya sehingga dapat dinikmati oleh setiap orang yang berkunjung disana.  Perbandingan antara dua taman buatan, yang satu di di Belanda, negeri kecil yang minim keanekaragaan hayati, sedangkan yang satu lagi berada di negara kita tercinta Indonesia, yang kita sadari semua tidak bisa dibandingkan kekayaan alamnya dengan Belanda. Tak berpanjang kata,  ayo kita mulai…

Taman Keukenhof di Belanda (http://www.keukenhof.nl) seluas 32 hektar dengan 15 km jalan setapak. Taman ini dibuka untuk umum hanya 2 bulan per tahun, sekitar akhir maret sampai pertengahan mei. Mulai beroperasi sejak tahun 1949. Area Keukenhof di kota Lisse ini tadinya adalah kawasan berburu dan tempat menanam tanaman herbal kastil Jacoba van Beiren seorang bangsawan Belanda. Setelah berpindah tangan pada Baron Van Pallandt barulah konsep taman ini dibuat dan diwujudkan oleh arsitek landscap Zocher dari Vondelpark Amsterdam. Tahun 1949, atas inisiatif walikota Lisse diadakan pameran hasil perkebunan dan bunga2 di taman ini. Akhirnya acara ini menjadi tradisi dan mulai menarik perhatian pengunjung dan seluruh dunia. Kini, untuk bisa masuk ke kekeunhof, pengunjung harus membeli tiket seharga 14 euro plus parkir 6 euro.

Taman Bunga Nusantara (http://www.tamanbunganusantara.com) di Cianjur Indonesia, seluas 23 hektar, dengan jalan yang cukup lebar mengakses setiap sudut taman yang tersedia. Beroperasi mulai tahun 2005 dan buka hampir sepanjang tahun. Sayangnya untuk sejarah perkembangannya, aku tidak mendapatkannya. Namun secara garis besar, taman ini digagas oleh pemerintah setempat dan dikembangkan bekerja sama dengan pihak swasta. Untuk bisa menikmati keindahannya kita cukup membayar 20ribu rupiah saja.

1. Antara spesies rekayasa dan spesies asli

Di taman Keukenhof, konon, koleksi jenis alami tanaman tulipnya cuma 70 species yang diambil dari seluruh dunia. Tapi jenis turunannya yang didapat dari hasil penyilangan sampai saat ini sudah mencapai 70ribu jenis, selain tulip, di taman ini tersedia tanaman anggrek, hyacinths, daffodils dan beberapa bunga musim panas. Nah, karena ektrimnya cuaca, hanya memungkinkan bunga2 tersebut mekar pada pertengahan musim semi saja.

Di taman Bunga Nusantara sampai saat ini, spesies asli ada 40 jenis, masing2 5 varietas, masing2 varietas sekitar 10 warna. Umumnya berbunga 2 bulan dalam 1 tahun. Beberapa jenis bunga juga sudah mengalami penyilangan dan rekayasa genetik, tapi aku belum mendapatkan data pastinya. Stabilnya cuaca di Indonesia dengan matahari sepanjang tahun, di taman bunga nusantara mengadakan 5-6x pergantian tanaman bunga dalam 1 tahun, sehingga taman ini terus buka sepanjang tahun dan bunga2nya seakan2 terus bermekaran sepanjang tahun.

2. Pengaturan Tematik, kekuatan keindahan

Kekeunhof dibagi atas paviliun2 taman yang diberi nama tokoh2 belanda seperti Juliana Pavilion, Wilhelmina Pavilion, Beatrix Pavilion, Willem Alexander Pavilion, Oranje Nassau Pavilion. Setiap paviliun diisi dengan bunga2 unik dengan yang beraneka warna yang melambangkan tema2 tertentu. Selain itu ada juga yang disebut dengan taman2 inspirasi, yang merupakan taman2 yang bangun dengan sentuhan seni bentuk2 benda-benda sehari-hari.

Taman bunga nusantara pun dibagi dalam paviliun2 yang berisi taman2 tematik seperti  Taman air, taman mawar, taman Perancis, taman rahasia (labirynth), taman bali, taman mediterania, taman palem, dan taman gaya jepang.  Yang menarik di sini adalah koleksi tanaman bunga air,  seperti teratai raksasa yang bisa kita temukan juga di kebun raya Bogor, sesuatu yang tidak bisa ditemukan di kekeunhof.

3. Akomodasi lain

Kekeunhof punya 5 tempat penjualan bunga dan tempat2 penjualan souvenir. Ada penyewaan sepeda untuk berkeliling, ada Kincir angin raksasa khas belanda dan ada toko selop kayu di bawahnya. Selain itu juga, tentu saja tersedia wisata danau yang di desain dengan tempat2 melangkah di tengah danau tersebut seakan2 bisa berjalan2 di atas air. Tak lupa di setiap pojok atau tempat2 yang artistik seperti ditengah2 hamparan bunga, biasanya diletakkan patung dengan bentuk ekspresif.

Bagi yang ingin berkeliling naik kereta wisata pun tersedia. Seperti produk orang2 eropa pada umumnya yang sangat memperhatikan detil, kita bisa menemukan tempat duduk bertebaran dimana2, bahkan disediakan gratis pula tikar jika kita ingin berjemur menikmati hangatnya matahari.

Salah satu wahana yang cukup menjadi pusat perhatian pengunjung adalah backdrop foto cermin unik. Sebuah kolaborasi desain optik dengan warna-warni bunga dan dedaunan yang menghasilkan paduan warna yang sangat indah untuk obyek foto.

Taman bunga nusantara pun tidak kalah menarik,  selain ada pusat penjualan souvenir seperti nany’s galleria, kita bisa juga mencoba danau angsa, rafflesia mini theater, gazebo,  alam imajinasi, lokasi piknik, amphi theater (panggung terapung), menara pandang, dan rumah kaca. Untuk yang mau berkeliling dengan menggunakan kendaraan, kita bisa menggunakan kereta datto atau mobil wira-wiri.

Taman Kekeunhof yang sudah berdiri ratusan tahun memang memiliki pengelolaan yang sangat baik dengan promosi yang kuat sehingga menjadi salah satu taman yang bergengsi dan menjadi salah satu tempat yang paling romantis di dunia. Sesungguhnya, taman bunga nusantara pun bisa juga seperti itu, karena sebetulnya kita punya koleksi bunga yang lebih banyak dan jauh lebih indah dibandingkan Koleksi Keukenhof.  Kita juga mendapatkan karunia keadaan cuaca yang baik yang memungkinkan tanaman tumbuh baik sepanjang tahun. Maka menurutku, sesuatu yang harus selalu ditingkatkan adalah kedisiplinan pengelolaan dan penguatan promosinya. Selain itu penataan dan ‘pengemasan’ dalam menampilkan bunga2 tersebut perlu disempurnakan dengan lebih menunjukkan keunikan Indonesia kita.

Intinya, kita perlu optimis dan tidak perlu minder untuk bisa menyetarakan Taman Bunga Nusantara dengan Taman Keukenhof. Mudah2an perbandingan sederhana ini bisa memacu kita untuk bisa mensyukuri karunia alam yang sangat indah ini menjadi salah satu wahana yang bisa membawa kebaikan bagi bangsa kita sendiri, yang bisa dinikmati pula oleh sahabat2 bangsa kita di dunia.

———-

Koleksi gambar bisa dilihat di TuanSUFI Galery

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: