• Akses Cepat Indeks !

  • Translate This Blog

  • Baca Quran

  • Kategori

  • Stat SUFI-Blog

    • 336,015 akses
  • Terbaru nih…

  • Goh Gallery

  • Arsip

  • facebook

    Mohammad Iqbal's Facebook profile
  • Research Gate

    Mohammad Iqbal

Meneladani “Team Hyot”

Seorang anak berkata kepada ayahnya ; “Ayah, bisakah kau lari maraton bersamaku ?”

Dan ayahnya meskipun sudah berusia lanjut dan memiliki penyakit jantung berkata, “baiklah anakku..”

Dan mereka berdua mengikuti lari maraton bersama

Di lain waktu, anaknya kemudian bertanya lagi,  Ayah, bisakah kau lari marathon kembali denganku ?

Ayahnya berkata, “ya anakku“. dan mereka kembali ikut pertandingan maraton bersama

Suatu hari anaknya bertanya lagi kepada ayahnya, “Ayah, maukah kamu melakukan lomba ‘Iron man’ bersamaku?”

Ironman adalah ajang olahraga triathlon yang paling berat dalam kelasnya. Berenang  4 km, 180 km bersepeda dan diakhiri dengan lari sejauh 42 km dalam satu rangkaian yang tidak berhenti.

Kembali sang ayah berkata, “Iya anakku..

dan mereka berlomba bersama kembali.  dan menggetarkan dunia…

( Tim Hyot – Yes you can)

Suatu kisah yang mengharukan, Silahkan simak sahabat….

Dick dan Rick Hoyt adalah ayah-dan-anak dari Massachusetts yang selalu bersama dalam perlombaan maraton. Dan jika mereka tidak dalam even maraton, mereka bisa ditemukan dalam lomba triathlon – lomba sejenis maraton yang lebih menakutkan. Lomba yang biasanya hanya bisa diikuti oleh manusia2 ‘super’, karena merupakan kombinasi dari 26,2 mil lari, 112 miles bersepeda, dan 2,4 kilometer berenang. Selain itu, ayah dan anak ini selalu bersama-sama dalam mendaki gunung, dan juga melakukan kegiatan berjalan kaki 3.735 mil hampir ke seluruh wilayah Amerika.

Sungguh catatan yang luar biasa menguras tenaga – apalagi kalau sahabat semua mengetahui bahwa sang anak, Rick seorang cacat yang tidak dapat berjalan dan berbicara. Dan sang ayah, sudah lanjut usia dan berpenyakit jantung pula. Sungguh suatu bentuk keteladanan manifestasi kasih sayang yang luar biasa dari seorang ayah kepada anaknya,

Rick Hyot lahir pada tahun 1962 dari pasangan Dick dan Judy Hoyt. Akibat dari kekurangan oksigen ke otak Rick pada saat kelahirannya, Rick didiagnosa sebagai tunadaksa yang tidak ada kemungkinan dia pulih dan sedikit harapan untuk Rick untuk bisa hidup secara “normal”.

Dari hari ke hari, Dick dan Judy segera menyadari bahwa meskipun Rick tidak dapat berjalan atau bicara, ia ternyata cukup cerdik dan matanya akan cepat mengikuti mereka ke sekeliling ruangan. Lalu orangtua luar biasa ini berjuang untuk mengintegrasikan Rick ke sistem sekolah umum, mendorong para pengajarnya untuk melihat potensi Rick melampaui keterbatasan fisiknya. Dick dan Judy bahkan mengajari berbagai aktivitas olah raga, dan mengajarkan alfabet dan berbagai kata dasar.  Setelah berhasil memberikan bukti konkret bahwa Rick memiliki kemampuan untuk belajar seperti orang lain, Dick dan Judy kemudian berusaha untuk menemukan cara untuk membantu Rick berkomunikasi dengan orang lain.

Pada tahun 1972 dengan bantuan sekelompok insinyur di Tufts University, dibuatlah seperangkat komputer interaktif untuk Rick. Komputer ini terdiri dari sebuah kursor yang digunakan untuk meng-highlight huruf-huruf dalam alfabet. Setelah itu, kemudian Rick bisa memilihnya dengan menggerakkan kepalanya pada tombol yang ada di sandaran kepala kursi rodanya. Ketika komputer seharga $ 5000 itu dibawa pulang, Rick langsung mengejutkan semua orang dengan kata-kata pertama, “Hi, mom,” atau “Hi, dad.”

Pada tahun 1975, pada usia 13 tahun, Rick akhirnya diakui untuk bisa ikut sekolah umum. Setelah SMA, Rick kuliah di Boston University, dan ia lulus dengan gelar di bidang Pendidikan Khusus pada tahun 1993. Sang ayah, Dick, pensiun pada tahun 1995 sebagai Letnan Kolonel dari Air National Guard.

Team Hoyt

Pada musim semi tahun 1977, Rick mengatakan kepada ayahnya bahwa ia ingin berpartisipasi dalam kegiatan lari sejauh 5-mil. Dick setuju untuk mendorong Rick di kursi roda dan mereka menyelesaikan kegiatan itu dengan baik. Malam itu, Rick mengatakan kepada ayahnya, “Ayah, ketika aku sedang berlari, aku merasa bahwa aku tidak cacat.

Inilah yang melecutkan semangat sang ayah untuk berlari bersama anaknya sampai lebih dari 1.000 lomba sampai tahun 2009 ini. Bukan lomba olah raga sembarangan, karena meliputi lomba lari maraton, duathlons dan triathlons (6 di antaranya lmerupakan kompetisi Iron man). Selain itu mereka juga melakukan kegiatan bersepeda dan berlari di seluruh wilayah AS pada tahun 1992, menyelesaikan penuh 3.735 mil dalam 45 hari.

Dalam lomba triathlon, pada sesi renang, Dick akan menarik Rick dalam sebuah perahu karet dengan tali bungee yang terpasang pada rompi di pinggang Rick dan bagian depan perahu. Untuk sesi bersepeda, Rick akan berada di tempat duduk khusus sepeda bersama Dick. Lalu dalam sesi lari, Dick akan mendorong Rick dalam kursi khusus. Luar biasa kasih sayang seorang ayah ini..

Saat Rick ditanya, apakah hal yang sangat ingin diberikannya kepada ayahnya? Rick menjawab, “Hal yang paling aku suka adalah ayah duduk di kursi dan saya yang akan mendorongnya”

Yah, sahabat. Lomba Maraton di Boston tahun 2009 yang baru lalu ini adalah perlombaan yang keseribu yang telah diikuti oleh Team Hoyt. Dan Maraton ini adalah salah satu perlombaan yang sangat disukai oleh Rick. Coba kita lihat motivasi sang ayah yang tidak pernah padam ; Dick Hoyt berharap bahwa ia mampu mendorong Rick dalam Maraton Boston ketika dia berusia 70 tahun pada tahun 2011 nanti !

Satu lagi kisah kasih sayang orangtua kepada anaknya yang bisa kita teladani. Ini adalah bentuk universal yang harusnya bisa menginspirasi kita sebagai orangtua, sekaligus sebagai anak-anak orang tua kita. Bahwa anak itu harus dibimbing, bahwa orangtua itu harus dihormati… apa pun keadaannya mereka.

Untuk lengkapnya, silahkan sahabat saksikan videonya di bawah ini.

Father of the Century

Link ke Video sejenis :

a moving story of one Incredible Father

Sumber :

http://www.teamhoyt.com

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: