• Akses Cepat Indeks !

  • Translate This Blog

  • Baca Quran

  • Kategori

  • Stat SUFI-Blog

    • 314,466 akses
  • Terbaru nih…

  • Goh Gallery

  • Arsip

  • facebook

    Mohammad Iqbal's Facebook profile
  • Research Gate

    Mohammad Iqbal

Partisipasi di journee des doctorant l’IUT

Di IUT terdapat dua laboraturium besar yang di dalamnya penuh aktivitas riset, mulai dari tingkatan akademis Bach (D3 atau S1) yang magang, master, doktorat sampai post-doc. pada tatanan aplikatif pun dua lab ini terkenal dalam bidangnya masing-masing seperti pada proyek INRIA, Plateforme 3D dan lain sebagainya. Lab yang pertama adalah LE2I (Laboratoire Electronique, Informatique et Image) di bawah Université de Bourgogne) , lab yang bergerak di bidang optik dan computer vision, tempat aku melakukan riset PhD-ku. kemudian yang kedua adalah lab LTM (LASER ET TRAITEMENTS DES MATERIAUX)  di bawah Institut Carnot de Bourgogne yang penelitian bergerak pada bidang aplikasi Laser.

Aktivitas yang padat dari seluruh elemen dua lab ini setiap tahunnya selalu dipublikasikan secara regional pada suatu acara yang disebut journee des doctorant l’IUT. Yang umumnya akan dihadiri oleh citivas akademika IUT Le Creusot, masyarakat sekitar dan perwakilan2 dari industri terkait. Acaranya sederhana saja, meliputi poster session dan oral session dari riset tingkatan doktor ke atas atau riset komersial. Nah, acara tahun ini, aku berkesempatan untuk ikut menampilkan poster kerja risetku di LE2I.

Risetku yang sederhana rupanya cukup banyak menarik perhatian. Mungkin karena posterku yang ‘kinclong’ dan aku yang agak sedikit murah senyum, risetku yang mengangkat fenomena optik Polarisasi cahaya dikolaborasikan dengan teknik stereo vision untuk mendeteksi air pada navigasi mesin automatis atau robot ini, cukup banyak didatangi sehingga aku agak sedikit sibuk menjelaskan langkah2 yang aku lakukan. Kadang mencoba mengucap sepatah dua patah kata bahasa perancis, lalu kalau sudah putus asa keluar juga bahasa Inggrisku (kuhitung2 emang hampir seluruhnya jadi pakai bahasa Inggris semua jadinya… he he he).

Yah, inilah lagi salah satu kondisi intelektual yang terus dihidupkan di lingkungan tempatku belajar sekarang ini. Semuanya mendapat dukungan, mulai dari sarana fisik seperti sarana untuk mencetak poster ukuran A0 atau laporan riset atau pencetakan jurnal elektronik, kami disediakan printer bahkan plotter  yang setiap saat bisa digunakan secara gratis. Sarana presentasi pun disediakan hall yang sudah siap diakses jauh sebelum acara dimulai lengkap dengan PC, controller ruangan, pencahayaan, projector sampai ke peralatan remeh temeh seperti pointer dan sebagainya. Bahkan bagi kami para partisipan sudah jauh-jauh hari dipesankan konsumsi pada hari itu dan dijamu sebagai ‘pengantin2 intelektual’ yang lagi berpesta pada hari itu. Perdebatan2 yang memang kadang terjadi sangat seru, tapi menurut perasaanku, kesemuanya itu adalah dukungan2 positif terhadap riset yang sedang kita kembangkan tersebut. Mereka memandang dengan kesetaraan, mereka menghormati sekali segala proses yang telah kita lalui dalam riset kita tersebut. Sungguh perasaan yang menyenangkan.

Begitulah sahabat, satu lagi pengalaman berhargaku yang bisa dibagi. Situasi keilmuan yang positif ini, perlulah kita tampilkan kembali secara periodik di negara kita pada umumnya, atau pada khususnya di citivas academika kita masing2. Atau minimal dalam lingkup kecil keluarga kita dalam kaitannya dengan pendidikan anak2 kita untuk bisa memperlihatkan kemajuan pendidikannya masing2 dalam tulisan atau gambar atau dalam presentasi oral.

Seperti ayahku yang selalu membiasakan dirinya mengajarku apa saja dengan keteladannya. Beliau selalu melakukannya terlebih dahulu, lalu mengajak anak2nya untuk ikuti jalannya perlahan2.  Sebuah contoh yang jelas adalah saat ayahku mengajarku untuk bisa membaca Quran, satu persatu huruf dikenalkannya, dituntunkan bagaimana melafazkannya, lalu dengan sabar mengeceknya sedikit demi sedikit, dan sambil selalu mencontohkan rutinitas kajiannya setiap saat. Atau ibuku yang senang menceritakan pekerjaannya sebagai pemulia tanaman yang selalu melakukan rekayasa genetik, sambil membawa sampel pangan untuk bisa dimakan sama2 di rumah. Kesemuanya menghasilkan anak2 yang jikalau pulang dari sekolah atau kuliahnya secara otomatis terbentuk forum presentasi kami semua terhadap apa2 yang telah kami capai dalam proses pendidikan kami tersebut.

Mudah2an ini semua bisa menginsiprasi sahabat…

———-

Beritanya ada di sini (dalam bahasa Perancis) :

vie-etudiante1

di Koran le Journal de Saoné Et Loire :

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: