• Akses Cepat Indeks !

  • Translate This Blog

  • Baca Quran

  • Kategori

  • Stat SUFI-Blog

    • 328,422 akses
  • Terbaru nih…

  • Goh Gallery

  • Arsip

  • facebook

    Mohammad Iqbal's Facebook profile
  • Research Gate

    Mohammad Iqbal

Bertualang dengan Maskapai penerbangan Timur tengah

Tulisan ini adalah penilaian subyektif dari pengalamanku menggunakan maskapai penerbangan Emirates dan etihad.

1. Pesawat etihad, tujuan paris jakarta dan sebaliknya

Lama perjalanan di udara ; Charles de Geulle – Abu Dhabi sekitar 7 jam, lalu abu dhabi – Cengkareng sekitar 8 jam.

2. Pesawat Emirates, tujuan paris jakarta dan sebaliknya

Lama perjalanan di udara ; Charles de Geulle – Abu Dhabi sekitar 8 jam, lalu abu dhabi – Cengkareng sekitar 8 jam.

Kesamaannya kedua maskapai ini adalah menggunakan pesawat-pesawat jumbo dengan 10 tempat duduk per baris dan semua makanan yang disajikan dijamin halal. Semua penumpang akan masuk dari pintu depan sambil menyaksikan tempat duduk kelas utama yang di desain privat.

Kemudian, pesawat yang beroperasi di wilayah eropa selalu terlihat lebih baru dan selalu kelihatan lebih baik dibandingkan dengan pesawat yang beroperasi di wilayah Asia (dasar… pebisnis, mereka membeda2kan standar ya).

Biasanya pada paket tiket murah, setibanya di bandara transit (Etihad di Abu dhabi dan Emirates di Dubai), pesawat selanjutnya berselang 2 jam ke atas. Jika beruntung, ada yang 1 jam setelah mendarat, dan yang paling parah, saat peak seasion kadang kita dapat pesawat setelah 6 sampai 12 jam kemudian. maka saat melakukan pembelian kita mesti
memilih yang tidak terlampau menunggu lama saat transit di abu dabi. kecuali kalau memang mau cuci mata dan belanja-belanja di duty free di sana untuk oleh2.

Prinsip-prinsip dasar di bandara Internasional

dubai DXB_DIABandara biasanya terdiri dari terminal-terminal. Maskapai penerbangan yang beroperasi mendapatkan terminal2 tertentu. Maskapai dari negara yang bersangkutan umumnya mendapatkan terminal2 termodern di bandaranya. Misalnya di Charles de geulle, Paris, Air France punya tempat parkir di setiap terminalnya dan punya akses termudah dan termodern. Untuk maskapai timur tengah seperti Emirates berada di terminal 2C dan untuk Etihad di terminal 2A. Sedang di negara asalnya Emirates mendapatkan terminal utama di Bandara Dubai dan etihad mendapatkan terminal termodern di Bandara abu Dhabi.

Besarnya bandara akan mempengaruhi tempat parkir pesawat, untung2 sahabat bisa mendapatkan belalai yang langsung mengakses ruang tunggu di bandara yang umumnya berada di lantai dua. Namun kadangkala baik di
dubai (untuk emirates) atau di Abu Dhabi (untuk etihad), pesawat parkir cukup jauh sehingga harus naik bus menuju ruang tunggu. Namun tidak perlu kawatir, karena biasanya saat pintu dibuka, bus-bus sudah siap dinaiki, lalu akan berhenti di tempat yang sudah ditentukan. karena sekarang ini sedang musim swine flu, maka begita sahabat
memasuki pintu terminal akan ada body thermal detector. Setelah pemeriksaan ini, silahkan kemudian ikuti papan petunjuk untuk kedatangan (arrival) atau baggage claim atau imigration. segera siapkan paspor untuk pemeriksaan imigrasi dan masukkan tas kabin ke sinar x. Agar pemeriksaan lancar, kalau bisa benda2 yang mengandung
logam spt jam tangan, atau dompet atau ikat pinggang, masukkan ke dalam tas tangan sahabat.  

BANDARA KEBERANGKATAN

Persoalan besar dalam keberangkatan adalah over weight barang bawaan. Untuk penerbangan kelas ekonomi maksimum berat koper di bagasi adalah 20 kg. Pada umumnya maskapai internasional masih memberi toleransi
sampai maksimum 25 kg. Sedangkan untuk barang bawaan dalam kabin ada batas ukuran tas panjangxlebarxtebal tertentu dan berat maksimal 9 kg. Masih ditoleransi untuk membawa lebih dari satu tas, asalkan yang satu
adalah notebook. Biasanya kami sebagai mahasiswa menyelipkan beberapa buku atau coklat disamping laptop. Nah, yang penting adalah, jangan sekali2 membawa barang2 yang memang dilarang masuk kabin. Benda2
cairan yang lebih besar dari 100 ml, benda tajam bahkan gunting kuku kalau terbawa perlu dideklarasikan.

Di Indonesia, jika hanya kunjungan singkat ke luar negeri perlu menunjukkan NPWP untuk membebaskan bayar fiskal. tapi untuk para pelajar atau perantau yang hidup lebih dari 3 bulan di negeri orang, cukup menunjukkan resident card saja. Saat boarding, perlu ditegaskan bahwa koper kita tersebut diturunkan di bandara tujuan akhir saja, sehingga pada saat harus transit di bandara2 transit kita tidak disibukkan dengan koper tersebut. setelah itu, kita membayar pajak bandara cengkareng dan menuju gate keberangkatan. Menjelang terbang,  jangan lupa baca doa bismillahi tawakkaltu Alallahi la haula wa la quwwata illa billahil ali hil adzim.Abudabi terminal-transit-map-5

BANDARA TRANSIT

Nah, kalau berada di abu Dhabi (pengguna Etihad), selesai pemeriksaan imigrasi di lantai 1 segeralah naik ke lantai dua. Nuansanya seperti di dalam jamur, bulat, banyak toko seperti di mall saja. Tapi kalau di Dubai (pengguna emirates)kita yang masuk dari lantai 1 akan disuguhi bandara yang memanjang dengan kiri kanannya seperti mall. Sahabat pun tetap harus naik ke lantai dua untuk kemudian mencari meja informasi dari maskapai tersebut. Ini pun harus dilakukan untuk memastikan berada di gerbang (gate) mana pesawat selanjutnya berada, sekaligus  memastikan kita sudah ada dalam daftar mereka bahwa kita sudah berada di sana.

Sampai di sini, sambil menunggu waktu keberangkatan selanjutnya, yang harus di kerjakan adalah jalan2 saja, sambil sesekali melihat pengumuman digital yang tersebar hampir di semua tempat bandara. Di pengumuman biasanya akan tercantum nomor penerbangan, waktu dan gate sekaligus status terakhir. Ingat bahwa waktu untuk boarding pada
umumnya akan ditutup 45 menit sebelum pesawat berangkat. So, jangan sampai keasyikan jalan2 sehingga ketinggalan pesawat.

saran saya, setelah sholat dan cuci muka di toilet (supaya agak segeran dikit…) di abu dhabi, di lantai 1 ada tempat jualan nasi pakai kambing yang cukup enak. harganya 15 dollar. coba deh 😉

BANDARA TUJUAN AKHIR

Begitu juga di bandara tujuan akhir. Kalau kita di Cengkareng Jakarta, kita sebagai orang Indonesia umumnya tidak ribet pemeriksaan imigrasinya. Tinggal tunjukkan paspor dan visa, lalu berikan formulir2 isian deklarasi barang2 tertentu (kalau ada). setelah itu tinggal cari baggage claim di mana. Lihat papan pengumuman yang sesuai dengan nomor penerbangan kita, lalu tunggu sampai koper keluar.

Kalau bandara tujuan akhir kita charles de geulle, Paris, maka setelah turun pesawat dan menemukan imigrasi, siapkan paspor. nanti mereka akan menanyakan untuk apa datang, sekolah dimana, siapa profesornya, tempat tinggalnya sudah fix belum. Tinggal jelaskan saja. Yang penting cobalah untuk percaya diri dan tetap tersenyum. Supaya lebih aman lagi, dokumen2 pendukung lain seperti deklarasi beasiswa, tiket, letter of acceptance dari profesor taruh aja di tempat yang mudah dijangkau, sehingga mudah ditunjukkan.

Nah, setelah itu ambil kereta dorong, jangan lupa tekan pegangannya spy bisa jalan. Lalu tunggu kopernya keluar. Nah, menjelang pintu keluar bandara (tulisannya SORTIE), suka ada polisi iseng yang mau melihat isi koper kita. Kasih lihat saja dengan senang hati ;), lalu jelaskan bahwa itu makanan, atau alat mandi atau barang2 lain. Memang
ada beberapa benda yang harus di deklarasi seperti rokok, atau barang lainnya tapi bilang aja semua barang yg dibawa tdk ada yg perlu dideklarasi.

setelah keluar dari zone bandara, sahabat bisa mencari pintu keluar untuk bus. cari bus yang sesuai dengan tujuan sahabat selanjutnya. Misalnya, sahabat yang mau melanjutkan ke kota lain di perancis tengah atau selatan dengan menggunakan kereta TGV silahkan cari bus menuju stasiun kereta Gare de lyon (bus nomor 4). tiket bus harganya 15 euro, dibayar ke sopir saat naik. Petunjuk trayek bus ada di bagian luar bandara begitu pula tempat berhentinya. maka sahabat mesti menunggu di tempat berhenti yang sesuai. Kalau tidak salah setiap 20-30 menit sekali bus itu ada.

Boleh juga, sahabat beli kartu telpon untuk menghubungi teman atau sahabat di paris. Kartu ada yg seharga 7 euro dan bisa dipakai di telp2 umum di sekitar bandara.

Nah, itulah sedikit gambaran umum saja. Mudah2an bermanfaat

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: