• Akses Cepat Indeks !

  • Translate This Blog

  • Baca Quran

  • Kategori

  • Stat SUFI-Blog

    • 304,316 akses
  • Terbaru nih…

  • Goh Gallery

  • Arsip

  • facebook

    Mohammad Iqbal's Facebook profile
  • Research Gate

    Mohammad Iqbal

Zürich, Downtown Negara Swiss

Perjalanan Euro tour ini sudah mendekati akhir. Sepulang dari Bratislava, kami mampir lagi ke kota Wina untuk menginap satu malam lagi. Nah, pagi buta keesokan harinya kami berangkat menuju Zurich-Swiss. Waktu perjalanan kami menjadi cukup panjang, karena di ruas jalan memasuki kota Munchen-Jerman ternyata sedang ada perbaikan, sehingga kami terkena macet selama sekitar  40 menit. Wah, bakalan sempit nih waktu jalan-jalan di kota Zurich.

Singkat cerita, setelah memasuki kota Zurich dan bus kami parkir di carbahnhof disebelah belakang stasiun Zürich haupbahnhof yang legendaris. kami kemudian menyusuri jalan brücke museum yang tepat di sebelah kirinya terdapat bangunan schweizerisches landesmuseum. lalu  melintas masuk stasiun untuk mengambil leafet dan peta kota ini dan memilih keluar di bagian depan stasiun, tepatnya di bahnhof platz.

Di seberang jalan depan stasiun ada Swizzerland hotel. Kami kemudian berjalan menyusuri Bahnhof strasse dan membelok ke arah timur lewat urinaria strasse. Di sini kami melewati bangunan tua Amthauser yang paviliunnya berada di atas melintasi jalan, kayak di pasar mangga dua Jakarta.

Setelah itu kami menyeberang lewat jembatan Rudolf-Brun-brücke. Terlihat dalam pandangan luas kami, aktivitas di kanal limmat dari atas jembatan tersebut. Di pinggiran kanal ini banyak bangunan tua terbuka yang kebanyakan dimanfaatkan sebagai restauran dan saat ini banyak diisi orang-orang yang menikmati hangatnya matahari hari ini. Yang menarik perhatianku adalah bangunan yang bernama Schipfe. Katanya sih dulunya ini adalah pusat industri silk dan kerajinan tradisional di kota ini.

Kami kemudian menuju berjalan terus menuju selatan melintasi limmatquai, yang merupakan jalur bebas mobil yang banyak terdapat cafe, butik dan restoran yang bernuansa zaman renaisance dengan dermaga-dermaga legendaris di sekitarnya.  Kini kanal limmat berada di sebelah kanan kami, dan di kejauhan kulihat dua menara tinggi yang bersebelahan yaitu menara dari bangunan St. Peter Kirche dan Fraumünster. Menariknya, pada menara St. Peter Kirche terdapat jam besar yang konon terbesar di Eropa.

Kami kemudian berhenti di sekitar bangunan Grossmünster, Bangunan ini adalah suatu gereja roman dengan menara kembar neo-gothic yang dibangun abad 18. Toko souvenir di depannya, membuat kami berhenti agak lama di sana.

Nah, sayangnya karena keterbatasan waktu, setelah itu kami terpaksa kembali ke parkir bus untuk melanjutkan perjalanan pulang ke Perancis. Tur kota zürich kali ini memang sangat singkat sekali; mudah2an lain kali bisa dilanjutkan untuk mengarungi danau besar zürichsee dan pelataran pegunungan alpen yang terkenal itu.

Kanal menuju Danau Swiss

Kanal menuju Danau Swiss

Foto lengkap ada di sini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: