• Akses Cepat Indeks !

  • Translate This Blog

  • Baca Quran

  • Kategori

  • Stat SUFI-Blog

    • 336,015 akses
  • Terbaru nih…

  • Goh Gallery

  • Arsip

  • facebook

    Mohammad Iqbal's Facebook profile
  • Research Gate

    Mohammad Iqbal

Eksotika Wina (Bagian 2 dari 2)

Hari kedua : Schönbrunn dan Prater

Sekitar pukul 8 pagi, saat matahari baru beberapa saat menampakkan diri,  kami sudah naik Ubahn U4 menuju palace Schönbrunn. Ini adalah istana musim panas Ratu Sisi. Istana ini bergaya seni bangunan abad 16 (baroque) yang meliputi taman yang sangat luas dengan berbagai tema, the Palm House, bangunan Gloriette dan kebun binatang. Konon, istana ini adalah istana baroque terindah di eropa.

Membaca sejarah panjang Schönbrunn, ternyata semuanya dimulai sejak pertengahan abad 14. Tempat yang  saat itu bernama ‘Katterburg’, awalnya adalah suatu komplek pertanian besar yang lengkap karena memiliki lahan yang luas, kincir angin beserta gudang pengolahan dan penyimpanan hasil pertanian. Seratus tahun kemudian, raja Maximilian II mengubah tempat ini menjadi tempat rekreasi sekaligus perburuan hewan. Mulai saat inilah hampir seluruh keluarga dinasti Habsburg memanfaatkannya untuk berekreasi. Walau pun sempat hancur karena peperangan, taman ini kemudian dibangun kembali dan berkembang sampai sekarang. Penambaha tema taman, serta jalan akses taman, kolam renang, danau serta pernak-pernik patung2 penghias taman yang megah yang kita lihat sekarang ini adalah hasil perjalanan panjang perubahan tersebut.

Coba kita absen satu per satu, di taman sebelah barat kita bisa menyaksikan taman labirin, taman botanikal, taman mawar, taman jepang, taman rumah bernuansa padang pasir dan rumah pohon palem. Cukup banyak juga foto dimuntahkan di bagian ini karena cantiknya situasi di sini.

Kemudian di taman di sebelah timur ada sekitar 7 tema taman di sana, serta di salah satu pojoknya terdapat air mancur obelisk. Selain itu ada juga kolam renang untuk publik. Namun sayangnya, karena keterbatasan waktu, aku dan teman2 tidak sempat mengeksplorasinya secara detil.

Dari arah dari istana menuju bangunan Gloriette di atas bukit, terdapat jalan utama yang disebut Great Parterre. Pada ujung jalan yang membelah taman timur dan barat ini, terdapat air mancur neptune yang membagi rute jalan menuju ke kiri dan ke kanan. Nah, pada rute kanan kita bisa menemui pintu masuk ke kebun binatang Vienna.

Perjalanan menuju bangunan Gloriette yang berada di dataran tinggi lokasi ini, cukup membuat nafas ngos-ngosan. Bagusnya ada dua jenis path walk yang bisa kita ambil, yang lurus dengan jarak yang lebih pendek tapi curam, atau yang zig zag cukup jauh namun landai. Karena nafsu ingin cepat sampai ke atas, kami memilih yang pertama. Kelelahan kami jadi terlupakan setelah sampai di atas, karena pemandangan panoramik kota Wina dapat dilihat dengan jelas dari tempat kami berdiri, dan yang asyiknya, pola taman timur dan taman barat terlihat indah dari atas. Dihitung-hitung waktu yang dibutuhkan untuk sampai di atas ini dari pintu gerbang Schönbrunn rupanya sekitar 40 menit berjalan kaki. Jika ditambah dengan menikmati taman kanan atau kiri paling tidak kita membutuhkan waktu sekitar 80 menit lagi. Dan tentu waktu menikmati setiap orang berbeda satu sama lainnya.

Sedikit tips bagi sahabat yang ingin lebih nyaman menikmati taman di Schönbrunn ini. Datanglah pagi-pagi sekitar pukul 8, karena saat itu pengunjung belum terlalu banyak. Udara yang segar dan sepi akan membuat suasana yang unik bagi kita. Pengalamanku, datang pagi-pagi dan selesai sekitar pukul 11 sudah cukup untuk menjelajah tempat ini. Tentu kalau sahabat ingin juga memasuki ruang-ruangan istana, harus membeli tiket dan membayar sesuai paket-paketnya. Keuntungannya, sahabat bisa menikmati taman menggunakan kereta wisata dan memasuki museum-museum yang berada dalam istana. Sebagai informasi saja, paket jelajah Schönbrunn ini mulai 9.5 euro sampai 36 euro.

Pada malam harinya kami mengunjungi prater. Prater adalah taman hiburan bersejarah di Wina yang sudah ada sejak tahun 1403. Pada tahun itulah di lokasi yang bernama Viennese ini ditetapkan oleh raja Joseph II sebagai pusat rekreasi publik. Untuk itu raja mengizinkan untuk membangun restoran dan toko makanan kecil. Nah, dari sinilah kemudian terkenal kopi Vienna. Sambil berekreasi menikmati kopi yang khas. Sekitar 1897 oleh raja Waltz dibangun suatu area “Venice in Vienna”, yang membuat prater menjadi tempat berkumpul dan menginspirasi banyak penulis dan sastrawan puisi. Nah, saat ini, untuk mengenang ‘vanice in vienna’, dibangun patung raksasa orang cina “Calafati” di tengah-tengah taman hiburan Prater yang sekarang.

Apa yang bisa dinikmati di sini? kincir angin raksasa mungkin bisa jadi pilihan yang cukup menarik untuk wisata keluarga. Yang lainnya sekarang adalah hiburan modern seperti yang bisa kita temukan di disneyland atau dunia fantasi. Hanya enak kalau bawa keluarga…

Nah, begitulah kisah menjelajah kota Wina versiku. Mudah2an ada manfaatnya bagi sahabat semua, dan tentunya bagiku ini bisa menjadi nostalgia menarik.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: