• Akses Cepat Indeks !

  • Translate This Blog

  • Baca Quran

  • Kategori

  • Stat SUFI-Blog

    • 328,539 akses
  • Terbaru nih…

  • Goh Gallery

  • Arsip

  • facebook

    Mohammad Iqbal's Facebook profile
  • Research Gate

    Mohammad Iqbal

Berwisata dengan Bus ke Tiga negara Eropa

(Austria, Slovakia, Swiss)

Ini adalah pengalamanku lagi. Berwisata di eropa menggunakan bus. Beberapa saat yang lalu pernah kuceritakan pengalamanku berwisata menggunakan kereta api di sini , nah, kali ini perjalanan ini tidak kalah serunya.

Sesuatu kesempatan yang sangat baik, saat PPI Perancis mengadakan acara Euro tour ketiga negara yaitu Austria, Slovakia dan swiss untuk mengisi liburan Paskah tahun ini yang cukup panjang. Dengan 46 peserta tour, yang sebagian besar teman-teman anggota PPI Perancis ditambah beberapa teman dari negara lain yaitu Peru, Azerbaijan, Guatemala, Pakistan, Burkina Faso, Korea Selatan, Hongkong dan Perancis perjalanan ini terlaksana menggunakan bus.

Tiga kota terkenal di dunia sebagai tujuan utama tur ini adalah Wina, Bratislava, dan Zürich. Untuk lebih menghibur dalam perjalanan yang cukup panjang menuju kota-kota tersebut (sekitar 15 jam), maka dipilihlah kota transit seperti Salzburg dan München (Jerman). Nah, inilah mungkin yang perlu sahabat perhatikan dalam tur. Akan banyak rute yang bisa dipilih menggunakan bus di eropa. Pemilihan bisa berdasarkan keindahannya, bisa juga berdasarkan pencapaiannya (sekalian mampir ke negara lain) atau juga berdasarkan efektifitas penggunaan waktunya. Kota2 transit yang dipilih adalah sebagai bonus dari perjalanan utama. Dan ini semua bisa dinegoisasikan dengan para supir bus yang mengantar sebelum perjalanan dilakukan.

Lalu mengenai cek point pertemuan bus berada. Karena bus itu adalah kendaraan besar, maka memerlukan tempat parkir khusus. Tempat yang paling mudah untuk pemilihan tempat berangkat adalah berdasarkan akses, misalnya dekat gare (stasiun) atau di sekitar office de tourisme. Biasanya obyek-obyek utama turisme di suatu kota pun sudah diatur termasuk tempat parkir busnya, namun untuk obyek2 yang berada di pusat kota (center ville) parkir untuk bus biasanya cukup jauh. Nah, pemilihan tempat berhenti bus yang dekat dengan akses transportasi publik seperti kereta api, trem, urban/metro juga sesuatu yang penting. Kadangkala salah seorang penumpang pun sudah memesan tiket kereta misalnya pada jam tertentu, sehingga akan memudahkannya saat bus tiba di dekat tempat tersebut.

Jika sudah berada di dalam bus, maka semua kekuasaan adalah di tangan supir. Mereka ini rata2 berpengalaman dalam rute-rute eropa. Untuk perjalanan yang lebih dari 8 jam, paling tidak kita harus menyewa 2 supir. Karena dalam aturan perlalulintasan Eropa, batas maksimal supir mengendarai kendaraannya adalah 8 jam. Supir ini juga yang mengatur waktu berhenti, biasanya untuk mengisi bahan bakar, bertukar supir sekaligus memberikan kesempatan para penumpang untuk meluruskan kakinya. Dalam pengalamanku, sesaat sebelum pintu dibuka supir akan berbicara dengan pengeras suara bus berapa lama kita akan berhenti, dan ini adalah untuk ditepati oleh semua. Ketidakdisiplinan akan membuat supir men-charge tambahan waktu yang diakibatkan oleh keterlambatan kita. Dan jangan lupa, di eropa ini hitungan kerjanya adalah per jam!

Saat bus berhenti inilah mestinya kita manfaatkan untuk meregangkan urat2 yang tegang karena perjalanan jauh. Jangan lupa pula bawa jaket atau baju hangat secukupnya, karena kadangkala walau perjalanan dilakukan di musim semi, suhu 5°C lumayan dingin. Jika membutuhkan untuk ke toilet, maka segeralah ke toilet. Sebab tidak semua tempat perhentian bus memiliki toilet yang cukup besar. Ingat, mengantri ‘buang hajat’ pun perlu waktu. Pada umumnya toilet akan berada di dalam toko. Ada yang gratis, ada juga yang memerlukan coin 50 sen. Maka siapkan koin 50 sen. Di beberapa tempat, karcis toilet bisa direimburs kalau kita membeli sesuatu di toko tersebut. Lumayan, 50 sen. Jadi coba nanya-nanya sama yang punya toko :).

Waktu-waktu berhenti ini juga bisa dimanfaatkan untuk makan pagi misalnya. Seperti yang kami lakukan dalam Euro tour ini. Sekitar pukul 8.30 pagi, dengan memilih tempat perhentian di pinggir danau yang menghadap pegunungan Alpen di daerah Salzburg Austria, bus berhenti untuk 40 menit. sambil sarapan melihat indahnya alam sungguh menyenangkan. Begitu pula saat perjalanan pulangnya, kami transit di luar kota Munchen untuk sarapan sambil berfoto-foto menikmati keindahan alam pegunungan.

Yang menarik dalam perjalanan menggunakan bus ini adalah suasana di perbatasan negara. Biasanya di antara dua negara ada ruang kosong dimana seluruh penumpang tidak boleh turun. Dalam biaya penyewaan bus, biasanya sudah termasuk dengan pembayaran pajak antar negara ini. Begitu sampai gardu negara tertentu, supir akan turun untuk membayar pajak, sedang semua penumpang duduk manis di tempatnya masing-masing dengan terikat sabuk pengaman dan berusaha menahan diri untuk tidak mengambil foto. Jika tidak ada masalah, maka tidak ada petugas yang masuk ke bus untuk memeriksa passport penumpang satu persatu, dan bis segera berjalan kembali. Nah, dalam pengalamanku saat memasuki perbatasan Swiss, aku melihat ada sebuah bus tua dari eropa timur yang dibongkar habis-habisan oleh polisi untuk memeriksa, karena dicurigai. Para penumpang semua disuruh turun, lalu setiap ruang di bis dibongkar baut-bautnya untuk melihat apakah ada barang2 terlarang atau tidak. Ketat beneeer…

Nah, begitulah sahabat. Perjalanan dengan bus akan menyuguhkan keindahan alam musim semi ala Eropa yang tak bisa dilupakan, Pegunungan bersalju, pepohonan beraneka warna, binatang-binatang perternakan yang bebas berlarian di padang rumpat yang sangat luas, danau besar, panorama kota dari atas pegunungan dan keindahan alam lainnya. Selain itu kita juga menyaksikan ladang kincir angin untuk listrik di wilayah Perancis dan Austria, serta kelap-kelipnya solar sel sekaligus peredam suara di autoroute (jalan tol) di wilayah jerman untuk keperluan listrik jalan.

Foto perjalanan ada di sini.

Iklan

3 Tanggapan

  1. pak ada foto keindahan alamnya ga??

  2. Mas, nyewa bus di Eropa gmn carany? Berapa jg hargany?

    • Tinggal hubungi perusahaan bus aja. Penyewaan biasanya tergantung berapa supir yg ikut, ini amat tergantung jarak. Di eropa setiap 2 s/d 4 jam bus harus berhenti, utk ganti supir alasan keselamatan. Utk harganya saya ngga tahu pasti, dulu kalau tdk salah sekitar 7000 euro utk 3 hari.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: