• Akses Cepat Indeks !

  • Translate This Blog

  • Baca Quran

  • Kategori

  • Stat SUFI-Blog

    • 335,902 akses
  • Terbaru nih…

  • Goh Gallery

  • Arsip

  • facebook

    Mohammad Iqbal's Facebook profile
  • Research Gate

    Mohammad Iqbal

Doa kami kepada Para Dokter Mujahid

Tragedi Palestina atas serangan biadab israel yang tidak berperikemanusiaan masih belum usai, walaupun gencatan senjata sudah mulai berlangsung.

Kesedihan dan keperihan hati keluarga-keluarga yang terenggut paksa oleh kematian akibat kejadian ini, tentu tidak akan bisa dilupakan.

Ribuan rakyat palestina yang terluka pun harus terus dirawat dan disembuhkan dari traumanya.

Kini, teranglah sudah semuanya, bahwa tindakan biadab yang terus dibiarkan oleh penduduk dunia tanpa sedikit pun kejelasan hukuman bagi pelakunya ini, telah menunjukkan siapa dan dimana sesungguhnya manusia-manusia yang biadab itu.

Gambar dari telegraph.co.uk

Gambar dari telegraph.co.uk

Namun, di sisi lainnya, masih banyak pula para manusia pemberani yang serta merta berdatangan ke lokasi konflik ini untuk mencari kesempatan untuk dapat mengobati orang luka-luka korban kebiadaban israel. Merekalah yang mungkin menjadi tangan-tangan dari Sang Maha Kuasa yang Maha halus, yang menunjukkan salah satu bentuk pertolongan bagi bangsa palestina yang tertindas ini.

Yah, merekalah para dokter, petugas kesehatan serta paramedis. Merekalah yang dengan gagah berani mengabdi untuk kemanusiaan. Bahkan saat baku tembak dan curahan bom terjadi, dengan ambulannya mereka memaksa masuk untuk bisa mengurus korban-korban yang terluka. Mereka berusaha untuk teguh dalam todongan moncong senjata Israel dan bahkan berani menghadapi tembakan senapan otomatis dari tentara-tentara terkejam di dunia itu.

Merekalah yang kemudian berkoordinasi dengan rumah sakit terdekat di perbatasan Mesir Gaza, serta terus mendirikan tenda-tenda pengobatan atau rumah sakit darurat di tempat yang terdekat dengan tempat bencana kemanusiaan ini.

Merekalah yang datang dari penjuru dunia dengan bendera-bendera yang sama, walau dengan cap yang berbeda-beda. Tujuannya cuma satu, kemanusiaan.

Tulisan ini, kudedikasikan untuk mereka semua. Para pemberani dan mujahid kemanusiaan yang tidak pantang mundur dalam tugas mulianya itu. Selamat bertugas, doa kami yang sederhana ini, mudah-mudahan menjadi dorongan semangat bekerja dan mendatangkan pertolongan Ilahi Robbi pada kalian semua.

Semoga dilancarkan, semoga dimudahkan.

Untuk kedua kakakku, Dr Nur Farhamah dan Dr Mugni yang bergabung dengan Tim Mer-C. Allah menyertai kalian…

Iklan

3 Tanggapan

  1. Ya…kita berdoa untuk keselamatan, kesuksesan dan semoga amal para relawan memberikan dampak yang besar bagi para korban krisis kemanusiaan di Timteng.

  2. Amin, semoga diberikan keselamatan dan perlindungan dariNya.
    Salam kenal mas, pernahkah terlintas untuk lebih sedikit menengok perjuangan-perjuangan kecil yang tanpa sentimen Agama dan keberadaannya tidak jauh? Coba lihat perjuangan orang-orang biasa yang berusaha mendirikan Taman Baca. Setelah membacanya, apa sekiranya yang akan anda lakukan?
    Terima kasih.
    Salam.

  3. ^_^ na’udzubillah……………

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: