• Akses Cepat Indeks !

  • Translate This Blog

  • Baca Quran

  • Kategori

  • Stat SUFI-Blog

    • 314,466 akses
  • Terbaru nih…

  • Goh Gallery

  • Arsip

  • facebook

    Mohammad Iqbal's Facebook profile
  • Research Gate

    Mohammad Iqbal

Daylight Saving Time lagi…

Hari ini waktu mengeset ulang jam kami lagi. Cukup sudah pengalaman waktu itu, karena ketidaktahuanku, sholat shubuh menjadi terlambat 1 jam lebih, dan tentu saja hari itu juga membuatku terlambat datang ke laboratorium. Untunglah saat pergantian daylight periode akhir tahun ini tidak akan membuatku terlambat, karena pada pergantian ini jam menjadi lebih lambat 1 jam, tidak seperti pada pengalaman daylight awal tahun yang lalu, dimana jam menjadi lebih cepat 1 jam.

Sebetulnya apa sih daylight saving ini ?  Defenisinya ada di bawah ini :

Daylight Saving Time (or summertime as it is called in many countries) is a way of getting more light out of the day by advancing clocks by one hour during the summer. During Daylight Saving Time, the sun appears to rise one hour later in the morning, when people are usually a sleep anyway, and sets one hour later in the evening, seeming to stretch the day longer (timeanddate.com).

Jika sahabat ingin mengetahui lebih jelas tentang daylight saving ini, sahabat bisa mengecek ke WIKI. Dalam page Daylight saving time (DST) di situs ini, dijelaskan mengenai tinjauan historisnya, efek daylight terhadap kehidupan, sampai penjelasan bagaimana software komputer kita  bisa menghitungnya dan mengubah waktunya secara otomatis. Penjelasan lainnya yang disajikan dengan bahasa yang lebih mudah dipahami dan grafis yang menarik, bisa di cek di WebExhibit.

Nah, sekarang kita kembali ke kisahku ; yang terjadi di 26 oktober ini adalah habisnya periode daylight saving, yang berarti matahari akan lebih ‘lambat’ terbit selama 1 jam dan malamnya pun tentu saja akan lebih lambat 1 jam. Setelah aku amati, dalam tatanan praktis penerapan DST, ada istilah orang amerika untuk mengingat pergantian waktu ini pada jam mereka, yaitu  “Spring forward, fall back“.

Oh ya, daylight saving time ini tidak terjadi pada semua negeri-negeri di dunia. Sahabat bisa melihat daftar negara yang menggunakan serta tidak menggunakan DST, di WIKI Daylight Saving time around the world. Khusus untuk wilayah eropa, termasuk perancis ini detil kapan terjadinya bisa dilihat WIKI European Summer Time. Sedang untuk wilayah US ada artikel bagus di About.com.

Iklan

Satu Tanggapan

  1. Nah, sekarang kita kembali ke kisahku ; yang terjadi di 26 oktober ini adalah habisnya periode daylight saving, yang berarti matahari akan lebih ‘lambat’ terbit selama 1 jam dan malamnya pun tentu saja akan lebih lambat 1 jam.

    Sebenarnya matahari tidak terlambat selama 1 jam, tapi sebelumnya beberapa bulan sudah mengalami keterlambatan. Nah karena jarak keterlambatan dari hari kehari tidak langsung 1 jam tapi sekian menit atau detik.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: