• Akses Cepat Indeks !

  • Translate This Blog

  • Baca Quran

  • Kategori

  • Stat SUFI-Blog

    • 345,701 akses
  • Terbaru nih…

  • Goh Gallery

  • Arsip

  • facebook

    Mohammad Iqbal's Facebook profile
  • Research Gate

    Mohammad Iqbal

Berkereta di tiga negara (1 dari 2 tulisan)

(1 dari 2 tulisan)

Di pertengahan jalan dakwah, aku ternyata harus meninggalkan tim MSKN untuk menggapai kesempatan menimba ilmu di Perancis yang katanya cukup mumpuni di bidang computer imaging. Aku harus menerimanya walau berat, bahwa setiap jalan yang diberikan ternyata adalah pilihan yang punya konsekuensi bermacam-macam. Namun, ada yang amat menarik dalam hal ini, ternyata saat kita telah berkomitmen bersama, walau jalan yang diambil berbeda, seperti aku dan saudara-saudara satu tim ini, ternyata Allah mendekatkannya. Abangku dan guruku, Bang Sambo beserta anggota tim lainnya Agus dan Ust Halim menyusulku ke tanah yang dingin ini. Tim MSKN diundang ke negeri Pays bas dan allemand, negeri yang sangat dekat dengan tanah creusotin yang kutinggali.

Jadilah segera kubuat rencana untuk mendatangi mereka. Langkah awal adalah ke situs voyages-sncf untuk cari karcis kereta discount, kudapatkan TGV le creusot ke paris, dan night train paris ke hamburg. Dalam tiket tertera waktu yang dibutuhkan untuk perjalanan yaitu sekitar 12 jam. Nah, sebetulnya ada alternatif lain dan lebih murah (sekitar 20 persen) yaitu eurolines bus, namun membutuhkan waktu yang lebih lama, yaitu sekitar 15-16 jam perjalanan. so, kuputuskan saja bertualang naik kereta.

Nah, ini adalah nasehat pertama mempersiapkan perjalanan naik kereta (atau bisa juga utk transportasi lainnya di eropa) yaitu buatlah rencana perjalanan yang pasti sebelumnya, sehingga bisa mem-booking tiket sebelum hari H. Menurut pengalamanku, paling tidak di pagi hari pada satu hari sebelum hari H, tiket masih di discount. tapi ini juga relatif, karena untuk jalur-jalur yang selalu digunakan banyak orang, kadang 3 atau 7 hari sebelum hari H, harganya sudah kembali normal, atau bahkan lebih mahal. Apalagi kalau langsung beli di loket.

Sampai di Paris, TGV dari le creusot berhenti di gare de lyon, sedang kereta ke hamburg ada di gare de nord, so, aku harus memanfaatkan transportasi dalam kota paris untuk menuju gare de nord. Maka setibanya di paris aku meminta map paris di bagian informasi, lalu melihat daftar jalur tranportasi dalam kota paris. Kemungkinannya ada 3, yaitu via metro, via RER dan via bus ligne. Kalau kulihat di daftar, jalur metro membutuhkan 2 kali pindah kereta, krn waktu sdh jam 17, dimana org2 pulang kerja sudah mulai banyak, maka aku lebih memilih RER yang sedikit lebih lambat dari metro, tp tidak perlu exchange. Sebagai informasi, jalur RER lebih tinggi satu tingkat di bawah jalur metro. Lalu kenapa aku ngga memilih bus ligne, itu karena dulu aku sdh melihat2 kota paris sebelumnya, jadi tidak perlu lagi dan untuk bis memakan waktu lebih lama dari kereta bawah tanah ini. Tapi bagi sahabat yg pengen lihat keindahan paris dan punya waktu lebih banyak, pilihan bus ligne ini menarik. Dan asyiknya semua tiket untuk 3 jenis transportasi ini sama harganya.

Sebelum kulanjutkan, ini adalah nasehatku yang kedua, bahwa sahabat harus mempersiapkan peta atau daftar jalur transportasi dalam kota begitu sahabat memasuki suatu kota di eropa. Info2 ini bisa didapat gratis di bagian informasi berupa brosur cetak (atau bisa kunjungi situs ratp dan print sendiri petanya – khusus untuk perancis). Dan pêrlu diingat, kebanyakan tiket transportasi kota, dibeli di mesin2 otomatis, walau pun ada juga di loket. Pengalamanku, mesin2 ini cukup mudah dioperasikan dengan syarat sahabat tidak luput membaca semua petunjuk yang ada di layarnya, jangan coba-coba memilih bahasa layanan yang tidak dimengerti, sebab ada pilihan berbagai bahasa di sana. lalu enaknya, hampir semua jenis uang euro, baik koin atau uang kertas atau bahkan kartu bank (terutama yg ada layanan internasionalnya seperti visa) dapat diterima di mesin itu. setelah tiket dicetak, jangan lupa ngecek ada uang kembaliannya atau tidak (Hati-hati juga karena di beberapa mesin tidak bisa memberikan uang kembalian). Tiket yg sudah di tangan, sebelum naik kereta harus di validasi di mesin (di paris biasanya warna kuning). sedang utk jalur metro dan RER, tiket dipakai untuk masuk ke jalur2 kereta melalui pintu2 yg otomatis terbuka jika kita masukkan tiket kita ke dalamnya, sblm naik kereta jgn lupa ambil tiket itu, untuk dipakai lagi nanti saat kita keluar dari jalur kereta.

(bersambung)

_______________

Terminologi :

  • Pays bas : Belanda (dalam bahasa perancis)
  • allemand : Jerman (dalam bahasa perancis)
  • creusotin : Sebutan untuk orang yang tinggal di le creusot, tempatku menuntut ilmu.
  • ilustrasi gambar dari : http://www.sotec.fr/, http://www.unpasplusloin.com/
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: