• Akses Cepat Indeks !

  • Translate This Blog

  • Baca Quran

  • Kategori

  • Stat SUFI-Blog

    • 359,798 akses
  • Terbaru nih…

  • Goh Gallery

  • Arsip

  • facebook

    Mohammad Iqbal's Facebook profile
  • Research Gate

    Mohammad Iqbal

Mengenal Lambung Kita

Mau puasa nih, jadi kepingin bicara soal perut kita. Ternyata prinsip kerja lambung dalam mencerna makanan adalah berdasarkan jenis makanannya. Enzim yang digunakan pun berbeda-beda sesuai dengan jenis makanannya tersebut, sehingga untuk setiap jenis makanan akan berbeda-beda pula waktu yang dibutuhkan untuk mencerna.

Buah-buahan
dicerna lambung dan selesai dalam 15-20 menit, kecuali pisang 45 menit, zat gula dari buah-buahan langsung memberi kita energi yang diperlukan untuk bekerja. karbohidrat (nasi, jagung, mie roti) jika dimakan tanpa sayur dan lauk perlu waktu 2 jam. Protein hewani (ikan, ayam, daging, telur) jika tidak dicampur dengan yang lain perlu 3-4 jam. jika mencampur karbohidrat dengan protein hewani, seperti gaya makan orang indonesia, perlu waktu cerna sekitar 6 jam.

Menurut penelitian, untuk urusan pencernaan, ada masa-masa kerja tubuh yang khas, yaitu :

  1. Pukul 4.00 – 10.00 : melakukan proses pembuangan metabolisme dan sisa makanan dari usus besar. Kelenjar penghasil enzim pencernaan belum aktif pada masa ini, itulah sebab kita dianjurkan makan buah2an yang tidak membutuhkan enzim untuk dicerna kecuali enzim yg ada dimulut ketika kita mengunyahnya.
  2. Pukul 10.00 – 20.00 : tubuh aktif melakukan proses pencernaan zat makanan. kelenjar pencernaan paling siaga pada kisaran waktu ini. maka siang hari kita dianjurkan makan protein hewani yg lebih lama dicerna dibanding karbohidrat.
  3. Pukul 20.00 – 4.00 : proses penyerapan zat-zat gizi yang sepanjang hari masuk ke tubuh, dimana kelenjar pencernaan sudah mulai melambat kerjanya.

Nah, aku mengajak untuk kita semua mengingat-ingat bagaimana kebiasaan makan kita sehari-hari. Pagi  jam 7-an sudah sarapan, jam 9-an ngemil biskuit atau makanan2 ringan, siang jam 12 makan siang, minumnya es teh, lalu sekitar jam 14 kadangkala nyari yang segar-segar seperti jus, yang diminum bersama gorengan. Sekitar jam 17-an, sepulang kantor atau masih di jalan sambil menunggu kemacetan juga tetap mengudap sesuatu di mulut, kue-kue kecil atau ada juga yang makan sore. Malam jam 20, makan malam. Sambil menonton TV kembali makan makanan ringan, ditutup dengan minum yang manis tapi hangat, baru kita tidur.

Kalau mau kita hitung-hitungan kasar terhadap waktu yang dibutuhkan lambung kita untuk mencerna skenario gaya makan seperti yang aku tulis di atas,  ternyata dalam 24 jam, lambung kita bekerja tiada henti dengan kelenjar-kelenjar penghasil enzim pencernaan yang terus menerus beroperasi, dan tentunya ini tidak sehat.

Bagi umat Islam, Allah telah menyediakan waktu paling  tidak satu bulan penuh setiap tahunnya untuk membuat pencernaan kita dikaliberasi kembali, yaitu dengan berpuasa. Dengan waktu kurang lebih 12 jam, diawali dengan makan sahur diakhir waktu, kemudian menahan nafsu makan ini sampai waktunya berbuka yang sangat diutamakan untuk dilakukan tepat pada waktunya, yaitu ketika maghrib tiba. Pada puasa ini, beberapa kelenjar tubuh diistirahatkan sementara pada siang hari, lalu pada malam harinya proses penyerapan gizi siklusnya menjadi diperlambat satu hari setelah hari sebelumnya kita memakan sesuatu. Inilah, makna apa yang diucapkan baginda nabi yang mulia, “berpuasalah, kamu akan sehat.

Akhir kata, marilah kita berlomba-lomba pada level puasa yang paling sederhana ini, jangan sampai kita juga tidak mendapatkan manfaatnya sedikitpun. Yah, tidak ada salahnya kita berjuang mendapatkan tubuh fisik kita menjadi lebih sehat dengan tidak berlebihan ketika bersahur, (dan) apalagi ketika berbuka. Beraktivitas seperti biasa, dan juga jangan terus menerus mengisi hari-hari berpuasa dengan tidur.

So, Marhaban ya Ramadhan…

———

* disarikan dari koran republika yang juga ngambil dari sumber buku food combining, karangan andang gunadawan

Iklan

2 Tanggapan

  1. Numpang nambahin pak. Kapasitas lambung orang dewasa adalah 1000 ml. Rasulullah menganjurkan agar menakar makanan dan minuman kita dengan seimbang dengan hanya mengisi perut denan 1/3 makan dan 1/3 minuman, jadi ada sisa 1/3 untuk udara. Perhitungannya jadi +- 333 ml makanan dan 333 ml minuman dalam satu waktu? semoga bermanfaat.

  2. makasih udah di kasih tw

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: