• Akses Cepat Indeks !

  • Translate This Blog

  • Baca Quran

  • Kategori

  • Stat SUFI-Blog

    • 349,808 akses
  • Terbaru nih…

  • Goh Gallery

  • Arsip

  • facebook

    Mohammad Iqbal's Facebook profile
  • Research Gate

    Mohammad Iqbal

Beli meubel di perancis

Beberapa saat yang lalu, rendra, teman dari Madagascar minta tolong lagi untuk membantu menyusun beberapa barang yang baru dibelinya. Ini adalah permintaan yang kedua, setelah kurang lebih sebulan yang lalu, aku bersama beberapa teman dari master vibot datang ke rumahnya, merakit lemari dan meja. Nah, sekarang rupanya dia baru membeli tempat tidur, kulkas dan kompor gas beserta ovennya.

Permintaan yang pertama dulu, semua barang tersebut sudah ada di apartemennya, karena layanan antar sudah termasuk dalam akad jual beli. So, kami datang lalu langsung membantu merakitnya dengan modal manual book dan beberapa peralatan pertukangan yang juga dibeli oleh kawanku itu. Nah, permintaan yang kedua ini agak berbeda, dari Lab, aku, rendra dan seorang temanku diantar menuju toko meubel BUT , termasuk salah satu sumber meubeul terkenal di Perancis.

Di toko itu, setelah konfirmasi pembelian, kami segera ke bagian pengambilan barang. Sambil menunggu, aku lihat-lihat keadaan gudang itu. Meubeul, elektronik dan berbagai hal yang dijual di toko ini disusun rapi dalam rak-rak yang cukup tinggi dan rupanya di gudang yang luasnya ribuan meter ini, ternyata cuma dikomandoi tak lebih dari 4 orang saja, luar biasa. Di setiap rak-rak ada kendaraan tangga mekanis yang bisa naik turun otomatis untuk upload maupun load barang. Lalu, untuk meubel2 yang berat, tersedia pula forklift yang gesit bergerak ke berbagai tempat untuk mengambil barang dari rak, lalu memasukkannya ke mobil. Jadi, dalam melayani kami yang membeli 4 macam barang-barang yang cukup besar ukurannya (dan juga berat tentunya), cuma 2 orang petugas gudang saja, dan itu pun cuma perlu waktu 15 menit.

Masih belum habis rupanya kejutan untukku, setelah selesai semua, rendra segera menandatangani dokumen dan si petugas gudang langsung memberikan kunci mobil besar itu. “Kembalikan jam 19 ya..” katanya. Hah? rendra yang wanita ini disuruh nyetir mobil setengah truk? he he he…

Aku mau bantuin nyetir, tapi ngga punya international driver license, so dari pada dapat masalah dengan aparat, lebih baik ngga usah. Begitu juga dengan temanku yg satu lagi, saleh dari Iran, yang driver license-nya habis masa berlakunya 4 bulan yang lalu. Jadi, ya rendralah yang menyetir mobil itu. Untungnya di perancis ini jalannya lebar-lebar dan tidak ada angkot yang suka main serobot, sehingga mobil itu berhasil membawa meubel ke apartemen rendra dan kemudian dikembalikan dengan selamat.

Point-nya adalah, bahwa di perancis ini kita harus melaksanakan semuanya sendiri. Jangan berharap dari ada service gratis untuk membantu mengantar atau (apalagi) menginstalasi.  Memang kita bisa saja meminta untuk hal-hal seperti itu, tapi kita harus mengeluarkan biaya lebih banyak lagi untuk ‘menggaji’ profesional yang membantu kita, dan itu hitungannya per jam! Menurut beberapa kawanku, upah minimum di perancis ini adalah 8 euro per jam, itu adalah non educational job seperti OB (office boy) atau cleaning service. Tukang atau ahli interior pasti di atas itu tentunya.

Lalu, kenapa kok aku mau aja membantu tanpa digaji? tentu jawabannya simple aja, aku membantu karena aku senang membantu, karena setiap kegiatan disini adalah bertambahnya pengalaman baru dan semoga saja bisa jadi pengganti ibadah sholat berjamaahku yg sangat sulit dilakukan disini (hiks.. haditsnya akan dibahas kemudian deh…). Dan tentu saja, aku ada bahan untuk diceritakan kepada sahabat semua disini.

Iklan

Satu Tanggapan

  1. Kemandirian dan integritas, itulah poinnya. Dan ketika Anda mau membantu tanpa imbalan, itu realisasi dari dua kualitas kepribadian tadi.

    Salam kenal Tuan Sufi, eh Bung Iqbal.
    Aku cari-cari ruang tamunya nggak ketemu, jadi aku menyapamu di sini saja.

    Aku senang membaca komentar Anda di blognya Ibu Anis, lalu langsung meluncur ke sini. Bagaimana kalau kita tukaran link, untuk membangun komunikasi dan persaudaraan ?

    Salam Merdeka
    RM’
    http://ayomerdeka.wordpress.com/

    Tuansufi : Salam kenal juga bang Robert, terima kasih sudah berkunjung di blog yang sederhana ini. Menjadi merdeka yang hakiki tentunya jadi harapan saya juga, perlahan lahan saya mencoba bergerak menuju arah itu, namun biar bagaimana pun berjalan sendirian saja tentunya kurang asyik, jadi saya amat senang kalau kita bisa berjalan, berkomunikasi dan membina persaudaraan bersama…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: