• Akses Cepat Indeks !

  • Translate This Blog

  • Baca Quran

  • Kategori

  • Stat SUFI-Blog

    • 345,903 akses
  • Terbaru nih…

  • Goh Gallery

  • Arsip

  • facebook

    Mohammad Iqbal's Facebook profile
  • Research Gate

    Mohammad Iqbal

Akibat Perubahan Waktu ke waktu Musim Semi

Kemarin (minggu, 31 Maret 2008) saat aku bangun, waktu di jam mejaku menunjukkan pukul 4.40 pagi. Wah.. kepagian nih, shubuh biasanya di sini sekitar 5:50. Seperti biasa aku melamun dulu sebentar, baru kemudian beranjak ke kamar mandi. Saat itu kemudian pocket islam di PDA-ku kok tiba-tiba memulai tilawah alqur’annya. Pocket Islam ini adalah program reminder waktu sholat yang aku set otomatis sekitar 5 menit sebelum waktu sholat akan mengaktifkan tilawah beberapa ayat Qur’an. Loh, kenapa ya PDA-ku ngaco begini, pikirku. Lebih-lebih ketika kulihat waktu di PDA-ku ternyata sudah menunjukkan pukul 5:46. wah… ngga beres nih. Segera saja aku koreksi waktunya sama dengan jam mejaku. dan kemudian dengan tenangnya aku melaksanakan sholat malam dan ritual pagi sampai waktunya sholat shubuh tiba. Sampai disini, waktu berlalu kuhabiskan dengan beres-beres flat, masak sayap ayam halal, lalu membaca beberapa materi penelitianku dan surfing internet.

Pagi ini (senin 31 Maret 2008), aku bangun seperti biasa, sholat shubuh sesuai dengan waktu pada jamku, lalu tilawah sampai sekitar pukul 7 dan begitu aku buka jendela, aku cukup kaget lagi, kok matahari sudah sepenggalah lebih tingginya. Tapi aku tak perhatikan lebih lanjut karena aku kemudian tenggelam dalam kesibukan menyiapkan diri untuk berangkat ke Lab, yaitu masak, sarapan, kemudian cuci muka dan sikat gigi dan ditutup dengan dhuha. Yah, masih kurang 10 menit dari jam 9.

Setelah mengunci sepeda di tempat parkirnya, aku masuk ke lab, dan ternyata kesibukannya sudah berjalan, dan situasinya berbeda dengan situasi senin pagi yang biasanya orang-orang masih pada nyantai, minum kopi dan ngobrol sana-sini di pantry. Wah… rasanya utk pagi ini aku cukup melakukan bisu dengan menyapa kawan2 pada sekitar meja kerjaku saja deh.

Oh ya, menyimpang dari topik sebentar ya, di perancis ini ada tradisi Bisu (entah bener atau ngga nulisnya ya..), yaitu menyapa bonjour atau salut lalu bersalaman pada setiap orang-orang yang ada di sekitar kita jika baru bertemu. Untuk yang wanita biasanya ditambah dengan cium pipi kiri pipi kanan (sesuatu yang Insya Allah berusaha kuhindari dengan cara hanya menunduk dan memberi hormat sambil bilang bonjour atau salut kepada mereka). Ucapan bonjour disampaikan kepada siapa saja, kenal atau tidak dan sifatnya lebih universal, dan ucapan salut biasanya disampaikan hanya kepada orang-orang yang sudah sangat akrab dengan kita saja.

Nah kembali ke topik, ketika waktu menunjukkan pukul 11.02, teman-teman master vibot dari pakistan, india dan china berpamitan untuk melakukan makan siang. Aku langsung kontan bilang, kok tumben lebih cepat sejam. karena biasanya kan istirahat makan itu pukul 12. Nah, dari jawaban mereka, disitulah aku akhirnya menyadari bahwa mulai hari ahad kemarin, sudah ada pergantian waktu musim dingin (l’hiver) ke waktu musim semi. yaitu dengan mengubah jam kita 1 jam lebih cepat dari yang biasanya.

Lalu teman dari madagaskar di belakang mejaku juga bilang, pantesan hari ini kamu datang telat, rupanya karena kamu belum mengubah jammu ke waktu musim semi. Dia juga bercerita bahwa saat di janjian untuk lari pagi kemarin dengan temannya dia pun mengalami hal yang sama. temannya sudah bersungut2 karena menunggu dia hampir 1 jam lamanya.

wah… berarti dalam 2 hari ini, aku terlambat satu jam dalam melaksanakan sholat. Itulah rupanya yg menjelaskan kenapa matahari waktu kubuka jendela tadi pagi terlihat sudah tinggi dan kenapa PDA-ku tiba-tiba menjadi lebih cepat 1 jam. Rupanya bukan PDA-ku yang salah, justru karena kecanggihan software waktu di PDA-ku, otomatis mengubah ke spring time begitu musim dingin habis. Dan yang salah adalah jam dindingku serta jam tanganku yang harusnya dikoreksi lebih cepat dalam sejam.

ha.. ha.. ha.. terpaksa aku menertawai diriku sendiri karena aku kena anomali pergantian waktu. Pengalaman ini tentunya tidak bisa didapatkan di negaraku tercinta yang full of sun. dan disisi lain aku bersyukur bisa membaginya supaya kawan2 yang lain tidak perlu terlambat sholat gara-gara ‘kebodohan’ seperti yang aku alami.

Iklan

2 Tanggapan

  1. Aku udah ngingatin kau di mana ya?

    iya, di blog julia. Tapi baru sempat kubaca saat aku baru sadar di kantor siang tadi…

  2. Salam kenal,

    _dee_

    TuanSUFI : Salam kenal juga mba _dee_ .

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: