• Akses Cepat Indeks !

  • Translate This Blog

  • Baca Quran

  • Kategori

  • Stat SUFI-Blog

    • 336,936 akses
  • Terbaru nih…

  • Goh Gallery

  • Arsip

  • facebook

    Mohammad Iqbal's Facebook profile
  • Research Gate

    Mohammad Iqbal

Bersepeda di perancis…

Alhamdulillah. Week end yang baru lalu, rencanaku bersilaturrahim ke tempat sahabat2 ku di Dijon akhirnya kesampaian. Dari kota kecil le creusot aku berangkat bersama Adi (sahabat baruku yang sama-sama terdampar di kota kecil itu), setelah ritual sabtu pagi tuntas dilakukan.

Perjalanan di mulai dari Gare Creusot Ville memakan waktu kurang lebih satu jam, naik kereta TER (Train Express Regional) yang cuma satu gerbong (kereta aneh.. bener2 satu gerbong!! lihat gambar disamping) . Tapi jangan dibandingkan dengan KRL Jabodetabek, kereta ini mewahnya sedikit di atas Argobromo, kecepatannya kira2 sepertiga TGV.

Sampai di sana kami berkeliling dari flat ke flat, menyapa, bercerita pengalaman dan berbagai hal, termasuk riset masing-masing. Inilah mungkin yang namanya keberkahan silaturrahim, kami pun akhirnya mengenal lebih luas lagi teman-teman serumpun dari malaysia yang komunitasnya cukup banyak di dijon, yang kebetulan keesokan harinya ada acara makan-makan. Singkatnya, kami diundang makan-makan (yes!!).

Malam minggu menginap di tempat mas sunny. Paginya ke toko cina beli tahu, bawang goreng dan keperluan masak lainnya (di perancis ini masakan yang agak mirip dengan negara kita, rasa dan bentuknya ya masakan cina). kemudian siangnya kami makan siang bersama teman-teman Malaysia. Masakannya kare dan rendang, ada kerupuk Opak, rasa rempah menyengat, luar biasa, serasa seperti di rumah saja. Kawan-kawan Malaysia ini seperti Firdaus, Anas, Raja, Pudin dan lain-lain dikirim setelah lulus SMU ke negara2 eropa untuk meraih bachelor dan kalau bisa lanjut ya sampai doctor. Aku jadi iri, sebab dengan anggaran pendidikan 20 %, negara malaysia mampu mengirimkan tunas2 bangsanya untuk menimba ilmu ke seluruh penjuru dunia. Disamping itu juga perusahan2 negara seperti petronas dan lain-lain di malaysia pun turut serta dalam pembibitan generasi penerus ini dengan memberikan beasiswa2 kepada mereka. Yah, kapan Indonesia bisa ya?

Hubungan kita jadi klop, karena mereka adalah anak2 muda perantau (lulus SMU langsung pergi ke luar negeri) dan kami semua adalah anak2 yang sedikit lebih dewasa dikit (he.. he.. ngga mau dibilang tua tuh.. – yang studi doktoral ataupun master), sehingga bisa saling bantu dan nasehat menasehati. ya inilah silaturrahim kita. Disini kami tidak peduli, ada ‘panas panasan’ antara dua negara, gara2 media massa. Disini kami bersama2 menempuh hidup di perantauan dan bahu membahu beradaptasi dengan keadaan setempat.

Nah, menjelang akhir perjalanan week end ini, aku pun mendapat warisan sepeda dari mas sunny. Setelah dicek kondisinya dan bannya dipompa kembali sampai nafas kami ngos-ngosan (maklum sdh sedikit uzur), sepeda itu masih sangat laik pakai. Jadilah aku boyong ke le creusot. Dari Apartemen mas sunny ke Gare de Dijon aku kayuh sepeda itu. Dibeberapa perapatan aku masih miss orientation karena disini lalu lintas berada di sini kanan, tapi kulabrak terus aja, yang penting kondisinya masih tidak membahayakan. Bahkan aku beberapa kali sempat menuntun sepeda untuk nyebrang di zebra cross di jalan2 yang lalu lintasnya padat.

Lalu bagaimana naikkan sepeda ke kereta ? Di sini dalam sehari ada beberapa kereta yang bisa mengangkut sepeda, pada gerbong2 tertentu yang ada tandanya. Kita harus mengawasi dimana gerbong itu berada, lalu mengaitkan sepeda kita di tempatnya. Tapi ternyata, aku kurang teliti membaca jadwal kereta karena kereta yang dimaksud ternyata baru tersedia dalam 2 jam kemudian. Maka setelah mengunci sepeda di tempat parkir, aku, adi, mas sunny dan mas debyo jalan-jalan dulu ke danau lac Kir. Lalu perjalanan di dijon kali ini ditutup dengan makan kebab berjamaah.

Begitulah kisahku lagi. Sekali lagi silaturrahim telah terbukti membawa rizki.

Iklan

4 Tanggapan

  1. Hehehehe….tu es vraiment rigolo.

    Le histoire de chameau au Creusot?

    iya, Insya Allah sebentar lagi akan saya tulis, nyari kata2 yg pas dulu, soalnya itu berita menggemparkan.. ;-p

  2. waduh asiknya 😉 mauuuuuu donkkkkkkk kesana tapi gak ada uang hiks

  3. Ass wr wb Tuan Sufi salam kenal untuk nyambung silaturahim. Saya Sudjono di Depok, Jabar. Kini wartawan dan penulis buku khususnya hobi kereta api. Allah menujukkan jalan saya mmbuka blog Tuan Sufi.
    Saat ini saya sedang menyusun buku tentang kereta TGV. sudah puluhan web dan blog saya buka untuk mendapat reverensi karena memang saya belum pernah ke Perancis, tapi kalau ke Sawangan ya sering he..he..
    Alhamdulillah artikelnya sudah jadi (untuk kalangan anak-anak) tapi masih ada sedikit ganjalan karena belum ketemu editor.
    Apakah Tuan Sufi ada buku-buku reverensi yang khusus membahas kereta TGV? Sungguh sangat berbahagia bila bisa memperolehnya.
    Terima kasih dan saya berdoa semoga Tuan Sufi selalu sehat dalam lindungan Nur Illah, amin
    wassalam
    Sudjonoaf@yahoo.com

  4. Wa alaikum salam mas sudjono,
    Senang rasanya bisa menyambung silaturrahim, karena kita bisa saling menyambung doa dan mdh2an dengan begitu Allah mencurahkan rahmatNYA kepada kita semua.

    Mengenai TGV, saya tidak pernah sengaja mencari buku referensi teknisnya. Tapi ada beberapa situs yg menurut sy cukup informatif menjelaskan tentang ini. Mas Sudjono bisa melihat link-link di bawah ini :

    1. http://www.railway-technology.com/projects/frenchtgv/ – situs ini salah satu artikelnya menjelaskan spec teknis dari TGV.

    2. http://parisbytrain.com/ – kalo ini, info pratique yg bisa memandu kita berkereta di Perancis dan eropa.

    3. Saya jg pernah menulis di blog ini artikel mengenai berkereta di tiga negara eropa, inilah pengalaman saya naik TGV dan beberapa kereta High speed lainnya saat dpt kesempatan mengunjungi beberapa sahabat saya. coba mas sudjono lihat ke https://tuansufi.wordpress.com/2008/09/16/berkereta-di-tiga-negara-1-dari-2-tulisan/

    nah, mudah2an tambahan yg sedikit ini dapat membantu mas Sudjono. Semoga sukses dan selalu diberkahi Allah.

    Wassalam.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: