• Akses Cepat Indeks !

  • Translate This Blog

  • Baca Quran

  • Kategori

  • Stat SUFI-Blog

    • 328,538 akses
  • Terbaru nih…

  • Goh Gallery

  • Arsip

  • facebook

    Mohammad Iqbal's Facebook profile
  • Research Gate

    Mohammad Iqbal

Rindu Sahabat

irwanKali ini aku akan menceritakan tentang sahabatku. Aku sendiri sudah lupa kapan mengenalnya pertama kali, mungkin sekitar 6 tahun yang lalu. Tapi sahabatku yang satu ini, memiliki ikatan yang sangat kuat pada diriku. Awalnya kami berkolaborasi sebagai anggota tim MIDI Wisuda Gunadarma, yang menyiapkan program musik pengiring paduan suara pada acara ceremonial tersebut. Karena peralatan yang diinstal cukup banyak seperti keyboard, sound module, mixer dan dan lain-lainnya, ditambah pula dengan setting output yang diumpankan ke sound system gedung JCC yang kompleks, maka biasanya kami sudah memulai kerja kami sehari sebelum acara, selain itu gohpic_383.jpgkami juga punya kebiasaan berbelanja makanan dan minuman kecil bersama untuk kami konsumsi sambil menghabiskan waktu di acara wisuda.  Nah, apa yang membuat kami dekat ? mungkin karena kami sama-sama tinggal di bogor, kalau ada acara wisuda ini, biasanya shubuh-shubuh aku sudah tiba di rumahnya, lalu sepanjang perjalanan kami berbincang, lalu setelah acara itu, kadang-kadang di waktu senggang kami juga suka main keyboard bersama (walau aku cuma ngoreksi lagu doang, karena aku sendiri ngga bisa main keyboard).

Kemudian kami juga beberapa kali menjadi satu dalam tim penelitian. Kami memiliki ketertarikan yang sama soal musik. Beberapa kali kami juga mencoba mensintesa suara dari musik, lalu mengajari komputer not-not yang benar dari suatu lagu menggunakan artificial neural network. Dan beberapa kali pun kami merasa senang karena, komputer kami bisa mengoreksi kesalahan permainan keyboard. Betapa kemudian, kami bersama membuat penelitian ini didaftarkan dalam Research Grant lalu menjadi yang terbaik ketika dipresentasikan secara nasional.

Dan kemudian yang terpenting pada hubungan persahabatan kami adalah hubungan antara murid dan guru. Sahahabat saya ini memiliki berbagai keahlian yang luar bisa soal komputasi. Dan yang hebatnya lagi, dia ini pun memiliki keahlian mengajarkan pengetahuan-pengetahuan itu dengan sangat baik. Dia selalu mengukur keahlian kita dengan tatapan ‘ingin tahu’nya yang khas, baru kemudian mengarahkan kita dengan terstruktur sehingga aku bisa paham sejelas-jelasnya. Luar biasa. Dan aku pun sebagai murid sering tidak mau kalah, beberapa kali aku berusaha membuat sesuatu kejutan mengenai apa yang dapat aku perbuat dari suatu topik, walau sahabatku itu baru menjelaskan topik itu secara global. Aku senang dan bangga sekali kalau dia bilang,”wah, kalau murid saya kayak kamu semua, saya bahagia banget jadi dosen disini.

Kami juga bersama beberapa sahabat yang lain yang tinggal di bogor membentuk suatu forum silaturrahmi dosen dan staff yang tinggal bogor, dan beberapa kali mengadakan acara pertemuan. Disinilah kami merasakan lebih dekat lagi satu sama lain, karena ternyata, aku dan dia pun (juga teman-teman yang lain tentunya) punya keinginan yang sama untuk memperat hubungan di antara kami. Sering barengnya kami dalam perjalanan menuju kantor pun berganti-ganti, kadang naik mobilnya si-ZEBRA, kadang naik XENIA-ku yang sederhana. Aku rasa memang cocok, karena mobil kami pun sama-sama dari daihatsu dan sama-sama berwarna SILVER. Perjalanan yang membutuhkan waktu sekitar 1 jam, tentu banyak yang dapat kami perbincangkan. Aku yang sering berada di lingkungan religius karena tempat tinggalku dikelilingi para guru-guru agama, ya berusaha menyampaikan pesan-pesan sederhana Islam soal kehidupan. Sahabatku ini amat suka sekali membahas soal keikhlasan, subhanallah. Bahasan yang tidak pernah habis-habisnya kami perbincangkan.

Lalu kemudian dalam perjalanan hidupnya, sahabatku ini tertimpa musibah sakit yang cukup parah sampai harus diopname beberapa bulan dan pemulihan yang cukup lama. Aku beberapa kali menemaninya, bercerita ringan, menghiburnya. Membawa buku-buku soal keikhlasan, yang amat disukainya. Dengan susah payah, sahabatku ini pun tetap saja berusaha memberi nasehat-nasehat padaku mengenai berbagai hal. Terima kasihku untukmu, soalnya dalam sakit pun kau masih berusaha menasehatiku.

Awal-awal januari tahun ini pun, sahabatku ini langsung menelponku beberapa saat ibunda tercintanya wafat. Aku pun lalu langsung mengabarkan kabar sedih ini ke sahabat-sahabat lainnya dan dalam beberapa saat aku sudah ada di rumahnya untuk membantu persiapan-persiapan penyelenggaraan jenasah di sana.

Terus terang, aku rindu sahabatku itu. Aku masih ingat jelas saat terakhir kami bertemu dalam suatu pertemuan dosen-dosen gunadarma yang tinggal di bogor di rumahnya. Acaranya ya silaturrahim serta melepas kepergian merantauku ke Perancis. Aku sangat ingat saat sahabatku ini berpesan dengan kata-katanya mengalir dan sedikit bergetar saat itu. Sebuah pernyataan mengharukan bagiku, karena beliau menyatakan bahwa aku ini adalah sahabat terdekatnya, “Walau pun akan berada di tempat yang sangat berbeda dengan di negara kita ini, Jadilah kamu tetap seperti kamu yang ada di depan saya sekarang ini. Pertahankan apa yang sudah baik, dan kalau bisa kamu bisa mewarnai tempat baru itu dengan keramahan dan kesederhanaan kamu itu“, pesan sahabatku. Yah, itulah. Untuk sahabatku yang amat dalam ilmunya ini, aku selalu memanggilnya dengan sebutan pak irwan. Ini sebagai penghormatan atasnya.

Nah, beberapa saat yang lalu aku mendapat kabar pak irwan kembali diopname. Penyakit lamanya kambuh lagi. Dengan harap-harap cemas, setiap kabar yang datang selalu saja tentang kondisinya yang semakin menurun. Beberapa sahabatku yang sering menemaninya kuminta untuk mengangkat semangatnya. Sampai akhirnya, kabar sedih pun tiba. Sahabatku itu mendahului kita menghadap Ilahi dengan tanpa kata-kata apa pun lagi untukku. Aku juga sedih, beberapa prosesi mengiringi jenasah sahabatku sebagai penghormatanku kepadanya, hanya bisa jadi mimpi saja. Hanya do’a dari sahabat yang bisa kupanjatkan,

Allahummagfirlahu, warhamhu wa afihi wa fu anhu. Allahumma la tahrimna ajrohu wa taftinna ba’dahu waghfirlana walahu. Amin.

Selamat jalan dariku sahabat. Semoga jalanmu diterangi rahmat, disegarkan oleh ampunan. Dan tujuanmu didekatkan….

Iklan

2 Tanggapan

  1. semoga allah memberkati mu Goh, dan juga semoga pak irwan berada dekat disisi Allah SWT. doa kami selalu untuk kebahagian kita semua baik di dunia dan akherat..amin

  2. saya juga sekarang punya perasa’an yang sama, rindu sahabat! kita selalu bersama-sama sebelum 2 hari yang lalu dia pulang ke negaranya Germany karena alasan dapat kerja’an baru di sana. pertama tama saya merasa sedikit benci tak tahu mengapa tapi pada suatu sa’at spontaneous kita berangkat bareng nge-gym di salah satu pasilitas apartment kami dan di mulailah percakapan-percakapan menarik. Akhirnya kami sering berangkat bareng dan tak hanya ke tempat fitnes kadang kita juga main ke tempat-tempat menarik di dubai UAE. sering kita juga membahas tentang kehidupan meskipun terang-terangan dia tak begitu percaya dengan agama. tapi banyak sekali hal yang bisa di pelajari dari dia untuk bertahan hidup karena dia dari keluarga broken home. orang tua nya bercerai dan dia harus survive dengan income nya yang pas-pasan. sering juga kita arguing, ketawa, sedih dan termenung sama-sama. dia tak hanya membuat kehidupan saya berubah tetapi kita benar-benar lebih seperti saudara kandung tapi beda skin, saya kulit Asia tapi dia kulit Eropa. saya berharap kita bisa bareng lagi seperti dulu karena sulit buat menemukan pribadi seperti dia. dia sumber motivasi saya dan teman yang sangat dekat
    Tommy, Du bist meinen Bruder!! Ich vermiss dich!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: