• Akses Cepat Indeks !

  • Translate This Blog

  • Baca Quran

  • Kategori

  • Stat SUFI-Blog

    • 346,140 akses
  • Terbaru nih…

  • Goh Gallery

  • Arsip

  • facebook

    Mohammad Iqbal's Facebook profile
  • Research Gate

    Mohammad Iqbal

Menentukan Arah Kiblat

Sewaktu mau berangkat studi ke perancis dulu, seorang sahabat memberikan cenderamata kepadaku, dan ternyata dia memberikan kompas petunjuk arah kiblat. Subhanallah, ini bisa dipergunakan dimana saja sehingga kita dapat mengarah ke ka’bah. Kompas ini bisa jadi pedoman awal kemana kepala ini ditundukkan. Seiring dengan perkembangan teknologi, ditemukan berbagai cara penentuan kiblat yang semakin lama semakin presisi, inilah yang ingin saya bicarakan sekarang.

Sejak akhir tahun 2006, muncullah suatu situs di internet yaitu QIBLA LOCATOR yang merupakan project dari seorang ustadz Ibn Mas’ud dari Houston, texas USA. Ide beliau sangat brilyan (semoga Allah merahmatinya), yaitu memanfaatkan google earth, pionir penggagas peta dunia digital dengan memanfaatkan citra satelit, yang kemudian dapat dengan mudah di-layering dengan berbagai informasi jalan, bangunan, terrain bahkan sekarang sudah dikembangkan model 3D-nya untuk setiap bangunan dan obyek yang ada di muka bumi.

Ustadz Ibn Mas’ud membuat script yang mengacu titik pusat dimana ka’bah berada melalui citra peta globe google earth, sehingga kita tinggal dengan mudah menariknya ke berbagai tempat yang akan kita pilih. Hal ini tentu akan memudahkan kita untuk menentukan arah kiblat di berbagai penjuru bumi dan tentu saja karena pada intinya google earth dibuat berbasiskan peta globe (menggunakan persamaan trigonometri spherical/bola), maka akurasinya semakin baik jika dibandingkan dengan pengukuran menggunakan peta datar.

Pengukuran seperti ini juga telah diteliti oleh Dr. Mohibullah N.Durrani’s di situs Islamworld Akurasi dari persamaan ini dapat dan sudah diverifikasi dengan metode penentuan kiblat menggunakanmatahari. tapi, seperti yang dinyatakan oleh Ibn Mas’ud, beliau menyarankan untuk tetap saja tidak menyandarkan hanya pada satu metode saja, tapi gunakan berbagai macam cara yang mungkin untuk menentukan arah kiblat (metode lain bisa dilihat disini). Jika ditemukan berbagai perbedaan sudut dari masjid-masjid yang sudah ada, juga jangan terlalu dipermasalahkan, karena setiap masjid sebetulnya sudah mengambil beberapa metode pengukuran arah kiblat ketika pembangunan dilakukan, dan hanya Allahlah yang tahu yang terbaik.

Nah, kalau kubaca dari situsnya Ibn Mas’ud, core pemrograman kiblat locator ini memanfaatkan Google Maps API yang memiliki kelebihan untuk mencari lokasi berdasarkan database alamat di google menggunakan platform AJAX. AJAX (Asynchronous JavaScript and XML-HTTP) sendiri, kalau mau lihat di wikipedia adalah merupakan suatu teknik pemrograman berbasis web untuk menciptakan aplikasi web interaktif. Tujuannya adalah untuk memindahkan sebagian besar interaksi pada komputer web surfer, melakukan pertukaran data dengan server di belakang layar, sehingga halaman web tidak harus dibaca ulang secara keseluruhan setiap kali seorang pengguna melakukan perubahan. Hal ini akan meningkatkan interaktivitas, kecepatan, dan usability.

Ustadz Ibnu Mas’ud kemudian Lalu mengkombinasikan lagi dengan Yahoo! Geocode API, dimana user tidak hanya menuliskan alamat, tapi juga dengan kode negara, kota atau bahkan cuma nama negara (alamat detil dan kode ZIP hanya berlaku di US, tapi menurut pengalaman saya di perancis – eropa ini, pun bisa). Query yang berbeda dapat menghasilkan perbedaan level zoomnya, semakin presisi query, semakin dalam zoom yang didapatkan, dan ini dapat mempercepat proses penemuan tempat.

Hasil pekerjaan Ustadz Ibn Mas’ud ini pun mudah di tempelkan ke situs lain, karena prinsipnya mengambil data dari google earth dan juga dari database engine google dan yahoo. Aku menemukan beberapa situs yang meminta izin kepada Ibn Mas’ud untuk melakukan hal ini, untuk di negara kita sendiri, pun sudah dapat ditemui versi indonesianya pada situs RUKYATULHILAL , Anda bisa mencobanya di situs-situs yang telah aku sebutkan tadi dan setelah mengetahui sudut arah kiblat, langkah selanjutnya adalah melakukan pengukuran di lapangan. Petunjuk untuk melakukan ini pun bisa download di situs Rukyatulhilal atau aku link langsung di sini.

Aku sendiri telah meng-capture beberapa gambar masjid di jakarta dan di bogor, yang Insya Allah akan aku tampilkan pada tulisanku selanjutnya. Akhirnya, jika ada yang belum mencoba, ya selamat mencoba. Jika sudah, ya anggap saja ini sebagai informasi tambahan.

Tulisan Sejenis :

Mengukur Arah Masjid dan Musalla dekat tempat tinggalku di Bogor

Iklan

3 Tanggapan

  1. Assalamu’alaikum
    Nilai City Index yang tertera pada Kompas Kiblat sepertinya ada kesalahan.
    baca di Genghiskhun.com

  2. Assalamualaikum, pak…
    Wah artikel menarik…
    Hebuat, ya..para ilmuwan Islam ini 🙂

    Boleh saya link, pak ?

    TuanSUFI :Silahkan…, senang bisa mencerahkan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: