• Akses Cepat Indeks !

  • Translate This Blog

  • Baca Quran

  • Kategori

  • Stat SUFI-Blog

    • 349,807 akses
  • Terbaru nih…

  • Goh Gallery

  • Arsip

  • facebook

    Mohammad Iqbal's Facebook profile
  • Research Gate

    Mohammad Iqbal

Pelajaran Dasar bertahan hidup di Perancis

Sekarang kita lanjutkan soal kebutuhan dasar hidup di perancis, yang pada tulisan ini lebih saya persempit lagi yaitu khusus untuk hidup di le creusot.

Dalam musim dingin ini, untuk urusan membersihkan diri, tentunya kita tidak bisa samakan dengan jadwal mandi di indonesia. Saya mendapat nasehat dari julia, sahabat yang sudah lama tinggal di sini, paling tidak orang dewasa mandi 1 minggu sekali, atau kalau mau lebih sering dilakukan 2 sampai 3 kali seminggu tidak masalah dan waktunya adalah malam hari saat mau tidur. Kata julia itu supaya kita tidak sakit. Aku sendiri dalam seminggu setelah kedatanganku, baru mandi sekali dan rasanya memang dingin sekali, walau selalu pakai air panas. Setelah mandi, aku segera masak indomi, minum minuman hangat lalu tidur berselimut, bahkan pakai kupluk segala. soalnya aku merasa kuping dan belakang kepalaku ini dingin sekali. Alhamdulillah, keesokan harinya aku bangun tidur tetap dalam keadaan segar. Prinsipnya, setiap kita selesai kontak dengan air, segera dikeringkan dengan handuk, sehingga tak berbekas. Aku yang harus berwudhu untuk sholat setiap saat, tentu harus mulai berdisiplin untuk hal ini.

Kemudian untuk urusan kulit, dinginnya udara membuat kulit menjadi kering, terutama bibir. Ternyata, jika suhu udara terlalu dingin sampai di bawah nol, bibir yang kering bisa retak, lalu terluka. Untuk menghindari itu, aku membeli sesuatu yang tidak pernah sedikitpun aku pikirkan akan membeli bahkan memakainyalips care. Begitu melihat-lihat di supermarche, ternyata emang banyak jenisnya. harganya mulai 1 euro s/d belasan euro. bahkan ada lips care yang khusus untuk main ski. Aku sih beli yang 2.8 euro saja, bermerk labello, lalu lips care itu setia nongkrong di kantong jaketku mulai saat itu.

Selanjutnya adalah urusan kaki dan (tentu) kaos kakinya. Untuk kaki made in indonesia kayak begini, yang biasa jempol terbuka karena selalu memakai sepatu sandal ternyata menghasilkan masalah kecil. Di musim dingin seperti ini, si jempol dan kawan2nya mau tidak mau terbungkus kaos kaki dan selalu di dalam sepatu tertutup. sesuai sunnatullah, mereka akan segera berkeringat. dan lama kelamaan, terutama kalau terpaksa harus berjalan di sisa-sisa air atau es atau salju, sehingga cairan dari luar pun ikut masuk mengembun ke dalam sepatu, menghasilkan wangi yang khas.  Menyiasatinya, ya rajin-rajin cuci kaki pake sabun setiap tiba di rumah, atau menyiapkan kaos kaki khusus untuk jalan dibedakan dengan kaos kaki yang dipakai di rumah. Dan jangan lupa, jemur kaos kaki yang lembab di pemanas.

Soal menjaga kebersihan pakaian, sampai saat ini aku berusaha disiplin agar baju dalamku tidak terpercik kotoran dari sisa-sisa buang airku. Model WC perancis yang membedakan antara tempat buang air dengan kamar mandi juga jadi tantangan tersendiri. Yang jadi masalah adalah di tempat buang air tidak ada keran air, hanya disediakan tisu. Maka jadilah ritual baru setelah dari toilet dengan membersihkan diri pakai tisu basah, pindah ke bathroom, dan menyempurnakannya dengan air. begitulah…

Selanjutnya soal mencuci baju, seminggu sekali cukup. di jemurnya di pemanas ruangan, setiap satu jam digilir. Bagusnya kalo ada tempat kawan yang ada mesin cucinya, yang tentu ada bagian pengeringnya, maka akan lebih cepat kering. Untuk seterika lebih baik bawa dari indonesia, di sini watt-nya di atas 1000 semua, dan harganya di atas 30-an euro. muahal, rek.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: