• Akses Cepat Indeks !

  • Translate This Blog

  • Baca Quran

  • Kategori

  • Stat SUFI-Blog

    • 304,624 akses
  • Terbaru nih…

  • Goh Gallery

  • Arsip

  • facebook

    Mohammad Iqbal's Facebook profile
  • Research Gate

    Mohammad Iqbal

Halal Bi Halal Luar Biasa…

Halal bi halal itu cuma ada di indonesia dan diadakan setiap selesai bulan Ramadhan. Memang secara ritual tidak disebutkan sebagai suatu kewajiban dalam ajaran Islam. Tapi halal bi halal ini merupakan manifestasi dari ajaran islam yang bernama silaturrahim. Suatu kondisi dimana satu sama lain saling mengikhlaskan diri memberi dan menerima keadaan dari kerabat dan sahabat terdekatnya. Menurut pendapat ulama yang disarikan pada situs Almanhaj.or.id, silaturrahim bermakna : memberikan apa saja yang mungkin diberikan dari segala bentuk kebaikan, serta menolak apa saja yang mungkin bisa di tolak dari keburukan sesuai dengan kemampuannya (kepada kerabat dekat). Dan lebih kuat lagi dalam beberapa hadits Rosul yang mulia riwayat Bukhari, makna silaturrahim lebih kepada imbasnya terhadap yang melakukannya, yaitu mendapat rahmat Allah berupa kelapangan rizki dan dipanjangkan umur.

Begitu hebatnya makna silaturrahhim itulah, yang membuat kami sekeluarga besar dengan momen Idul fitri (& biasanya juga pada idul adha) ini selalu berusaha untuk dapat berkumpul bersama-sama di satu tempat yang disepakati bersama. Nah, pada idul fitri Tahun ini ternyata Allah mengaturnya sedemikian sehingga walau pun aku sempat bingung gimana caranya supaya kedua keluarga besar ini (keluarga besar istri & keluarga besarku) mendapat porsi yang adil dalam silaturrahim ini.

Berkunjung kepada orangtua tentu hal yang pertama kami lakukan. Karena dalam keluarga istri beberapa anggota keluarganya sudah berlebaran pada hari jum’atnya, maka aku mempercepat turun i’tikaf ba’da sholat Jumat untuk kemudian berlebaran ke rumah orang tua istri (walau pun aku & istriku masih bershaum). Baru kemudian, keesokan harinya, hari sabtu, selesai sholat idul fitri aku, istri & anakku bersilaturrahim dengan orangtuaku. nah, sampai sini satu tahap silaturrahim selesai.

Sampai 5 hari setelah lebaran, aku lebih banyak bolak-balik ke keluarga istri untuk turut membantu kelancaran proses kelahiran anak dari kakak dan adik iparku yang ternyata sudah saatnya melahirkan. Alhamdulillah walau pun tidak berkeliling kemana-mana (hanya berada di sekitar rumah orangtua istri) dan ke rumah sakit serta beberapa toko bayi, banyak juga anggota keluarga lain yang berdatangan dan bertemu. Dan dalam selang 2 hari tersebut aku dapat dua keponakan perempuan baru ! Subhanallah. Sampai di sini tahap kedua silaturrahim terlampaui.

Hari keenam pasca lebaran, aku bersama istri & anakku istirahat di rumah.

Hari ketujuh pasca Lebaran, halal bi halal keluarga besar dari ibuku. Hampir seluruh pakde & bude datang semua, beserta anak dan cucu mereka. Kegagahan mereka semakin menurun termakan usia. Kegesitan mereka sudah jauh berkurang, namun semangat bertemu untuk silaturrahim mereka sungguh luar biasa. Aku terharu, mengingat pesan mbah sebelum wafatnya dahulu, “Ayo perkuat tali silaturrahim di antara anak cucu embah, seluruh komponen harus turut bersumbangsih, dan kamu tolong bantu bikin data-data seluruh keluarga”.

Halal bi halal keluarga orangtuaku tahun ini pun sungguh berbeda, biasanya nasehat hanya disampaikan oleh pakde / bude yang sudah senior saja, lalu ditutup dengan sungkeman, tapi mungkin karena sudah saatnya terjadinya estafet kepemimpinan, kini nasehat menasehati, ingat mengingatkan juga dipersilahkan dari kami para cucu-cucu mbah. Alhamdulillah, nampaknya nuansa pewarisan ini pun disadari oleh kami orang-orang muda, dan dimasing-masing kami terdapat kebulatan tekad untuk menjunjung tali silaturrahim diantara kami dalam landasan keimanan dan ketaqwaan.

Nah, tahap ketiga silaturrahim akhirnya terlewati juga. Balancing yang diatur Allah sungguh begitu indah di pandanganku. Kerabat terdekat dan amat kami cintai dapat kami temui dalam satu sapuan peristiwa yang luar biasa. Sesuatu yang sepertinya mengindikasikan bahwa kami tidak akan sempat bertemu, nyatanya waktu & pergerakan kami sepertinya diatur menjadi suatu harmoni yang mempertemukan hati kita semua dalam satu keagungan, Allahu akbar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: