• Akses Cepat Indeks !

  • Translate This Blog

  • Baca Quran

  • Kategori

  • Stat SUFI-Blog

    • 314,029 akses
  • Terbaru nih…

  • Goh Gallery

  • Arsip

  • facebook

    Mohammad Iqbal's Facebook profile
  • Research Gate

    Mohammad Iqbal

Pernikahan adalah transfer Amanah

Kalimat ijab qobul itu amat pendek tapi mempunyai implikasi yang luar biasa, yatiu yang haram menjadi halal, seorang pemuda bujangan berubah menjadi suami dan kelak insya Allah menjadi ayah, lalu pemudi perawan menjadi seorang istri & ibu. Maka, saking hebatnya kalimat itu, dalam Qur’an mulia disebut dengan istilah mitsaqon golidzo yang bermakna suatu perjanjian yang kuat yang setara dengan perjanjian Allah dg para nabi, dan perjanjian para nabi dengan umatnya.

Aqad nikah itua adalah amanah Allah, lalu amanah dari orang tua, di mana suami mendapat istri, istri mendapat suami, dan kelak Insya Allah mendapat anak. Untuk menghadapai sebuah amanah, maka Rasul SAW telah mengajarkan dalam haditsnya yang menyatakan bahwa orang yang memegang amanah akan dimudahkan rizkinya dari Allah.

Amanah yang ditunaikan, Insya Allah akan membawa kemuliaan. Salah satu bentuk manusia yang mulia adalah orang yang memuliakan keluarganya. Untuk suami, telaahlah hadits ini ;

Tidaklah memuliakan istri kecuali orang yang mulia, tidaklah siapa yang merendahkan istri kecuali orang yang hina.

Sedangkan untuk istri, silahkan dalami hadits ini ;

Bila istri sholat 5 waktu, puasa ramadhan, menjaga kehormatannya & patuh thdp suami akan mendapat surga.

Maka untuk semua yang berumah tangga, camkanlah :

  • Tegakkan keimanan sebagai pondasi rumah tangga karena disanalah pertolongan Allah akan datang
  • Tegakkanlah sholat sebagai tiang keluarga, karena disanalah semua kiblat mengarah kepada Allah.
  • Bacakan AlQuran di rumah, sehingga akan mudah diturunkan keberkahan Allah.
  • Carilah rizki yg halal, keberkahan rizki adalah bukan pada banyaknya, tapi pada kualitas halalnya. (Rizki yang didapat dengan cara haram akan membawa kehancuran di dunia  dan akhirat – hadits).

—————

* Disarikan dari khutbah nikah Ust Didin hafiduddin pada Pernikahan rizky & widya di Masjid Attaqwa Balitbiogen, Cimanggu, Bogor, 22/04/2007

Iklan

Satu Tanggapan

  1. Keluarga bahagia menjadi cita-cita semua

    Bapak bertanggungjawab ibu pengasih mengurus rumahtangga
    Anak-anak taat setia mendengar kata
    Bekerjasama bertolong bantu bersama ibu bapaknya
    Tuhan sama-sama disembah syariat peraturan keluarga
    Ada masalah sama-sama menyelesaikannya
    Al Quran As Sunnah tempat rujukan mereka
    Setelah dijumpa sama-sama mengikutnya

    Selesailah masalah keluarga tanpa berpanjangan
    Karena sama-sama taat dengan Tuhannya
    Ada masalah lagi diselesaikan pula
    Al Quran dan As Sunnah jugalah tempat rujukan
    Berkasih sayang rukun rumahtangga
    Karena Tuhan sama-sama ditakuti dan dicintai bersama
    Takutkan dan cintakan Tuhan rahsia bahagia

    Iman dan taqwa berkasih sayang kekuatan bersama
    Tidak ada iman, taqwa, kasih sayang tidak akan ada
    Uang dan harta sumber porak-peranda
    Carilah kekayaan bukan untuk dicintai
    Tapi untuk khidmat sesama manusia
    Biasanya pepecahan rumahtangga Tuhan tidak diambil kira
    Masing-masing ikut akal dan nafsunya
    Syariat Tuhan diabaikan keluarga
    Aman damai punah hidup celaka

    _Abuya AtTamimi

    TuanSUFI : Salam Kenal dan terima kasih atas tambahan nasehatnya. Kita semua berusaha mendapatkan sakinah mawaddah wa rahmah dalam berkeluarga, semoga usaha ini dicatat sebagai ibadah. Amin.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: