• Akses Cepat Indeks !

  • Translate This Blog

  • Baca Quran

  • Kategori

  • Stat SUFI-Blog

    • 240,629 akses
  • Terbaru nih…

  • Goh Gallery

  • Arsip

  • Aha…

    IP
  • facebook

    Mohammad Iqbal's Facebook profile
  • Research Gate

    Mohammad Iqbal

Bergerak itu Barokah

Seri Liqo Ust. Yasir, 23agt2015 /
Alharokatu barokah : bergerak itu berkah.

Burung yg bergerak dlm keadaan lapar, pulang dlm keadaan kenyang.

Iman syafi’i : air yg diam itu penyakit, kalau tdk menguap krn matahari, jika tergenang mengandung penyakit.

Ikhwah dituntut selalu memiliki al amal, suatu kontribusi kita, walau surga itu tdk dijamin didpt dgn banyaknya amal, tapi lebih kpd kasih sayang Allah. Sesungguhnya surga itu pun tdk ada apa2nya Di akhirat, karena yg terbaik di sana itu adalah bertemu Allah, sedang syarat bertemu Allah adalah banyak amal sholeh dan tdk menyekutukan Allah dgn sesuatu apa pun. (Qs.18:110).

1# Amaliah fardiyya (amal pribadi )

1- qiyamul lail : tanda kekuatan seorang muslim utk segala permasalahannya.
2 – tilawah, fenomena odoj jgn dinikmati oleh org ammah saja tp hrsnya kader.
3 – istighfar
4 – dzikir : ma’tsurat Tanda ketenangan seorang kader Qs. arro’du : 28

2# amaliyah ijtima’iyyah (amal kemasyarakatan).

– Kader hrs berperan secara sosial, dkm, RT/RW, EO acara2 masyarakat. Hrs ada kontribusi pada masyarakatnya, selalu ada dan disegani, jgn sampai ada tapi tiada.
harus Didukung 2 sifat utama :
1- ikhlas
2- adamul bukhli (menjauhi pelit)
Qs. 64:16-17 – bertaqwa kpd Allah sesuai kesanggupanmu, taat dan nafkahkan nafkah yg baik. Lalu melakukan Shuha nafsihi (memelihara dirinya dari kekikiran), tandanya : mau meminjamkan Allah pinjaman yg baik maka : Allah melipatgandakan balasan dan mengampuni kesalahanmu.

Dua hal tijarotan lan tabur yg hrs dilakukan :
1- infaq dari pekerjaan
2- Infaq kpd dunia Islam

– Hadits qudsi, Allah lapar, miskin, sakit tdk kau pedulikan. Dgn tdk peduli kejadian yg menimpa ummat Islam, maka telah berhasil yahudi memisahkan ukhuwah islamiyyah.
– mengajak org lain dlm kebaikan jalan Allah
1- kontrol ibadah
2- tambah ilmu agama

Contoh sistem bagus : # transkrip otomatis dari diskusi dan masing2 bisa dibedakan personnya. Bisa langsung di print.
buku “lapis2 keberkahan” karya salim A. Fillah. Berkah : banyaknya kebaikan yg berhasil dilakukan. ketaatan bertambah, banyak yg rizkinya tersambung dgn perantaraan rizki dari kita. – buku analisis keberkahan dari sirah nabawiyah.

Tulis sbg kontrol :
– Amal ramadhan
– Amal yaumi

Tahaddus bin ni’mah, sbg pembelajaran itu baik. Tapi menutupinya akan lebih baik spy di akhirat tdk muram wajahnya krn segala pemberiannya sdh diberikan pahalanya di dunia, dgn terimakasih org2 yg ditolong.
• # doa ayah setiap hari untuk anak ; di mana saja, di waktu2 utama (bada shalat wajib, ketika perjalanan, antara azan dan iqomah, dll) spy tdk termasuk org2 ghofilin (lalai) – jauhkan dari fitnah org lain kedzoliman internal dan eksternal, jadikan aku bisa membesarkannya, melihatnya berhasil, menikahkannya.
• Politik bukan panglima, tp dakwah dan tarbiyyah panglimanya. Politik hanya sarana memenangkan dakwah

4 Prinsip Hidup Kaum Muslimin

seri mengaji tafsir alhijri, ust. Didin, 23agt/9dzulqoidah1436, alqashas : 76-77

Qs. 28:76 bercerita ttg konglomerat yg menjadi legenda keburukan dan kebathilan kebathilan atau kekikiran.
Kikir itu sikap yg sangat buruk dn tdk boleh melekat pd org beriman. Akan menyebabkan jauh dari Allah, manusia dan surga dekat dgn neraka.
Hadits : Pemurah itu mengundang kedekatan Allah, dan sesama manusia.dan sangat dekat dgn surga. Org yg bakhil (menuhankan hartanya) jauh dari Allah, jauh dari manusia (tdk pernah ada keuntungan pd org lain), jauh dari surga dan didekatkan ke neraka.
Harta itu bukan tujuan. Qorun itu anak pamannya musa. Punya peternakan dan pertanian, punya gudang2, yg kunci2nya tdk bisa dibawa oleh sekelompok org yg kuat2. Tetapi kekayaannya ini menjadi penyebab kesombongan Qorun. Spt org yg sombong krn ilmunya spt Haman, krn kekuasaannya yaitu firaun, krn keturunan, (hadits : siapa yg berbangga dgn keturunan saja tanpa prestasi, sesungguhnya tdk akan membawa kemuliaan), spy saling ta ‘arofu menolong sesama yg lain.
Hadits : tdk masuk surga org yg dlm hatinya ada perasaan yg sombong walau sangat kecil. Puncak sombong adalah saat org tdk mau lagi sujud atu tdk mau tunduk kpd ketentuan atau perintah Allah. Tdk mau mendengar nasihat, dan mulai bermaksiat.
– Berjalannya org sombong jg terlihat. spt iblis yg sombongnya menolak perintah Allah membawa kekafiran

Qs. 28:77 – prinsip hidup muslim akan mendptkn kebahagiaan atau kesuksesan. Utk umum kaum muslimin. Dlm redaksi “Carilah oleh Engkau” ada 4 hal prinsip :
1- Jadikan akhirat sbg tujuan akhir, kemuliaan di akhirat, mendapat keridhoan Allah. tanamkan ke keluarga, masyarakat dan anak2 cita2 (jadi dokter, dosen, dll) dan dikaitkan dgn tujuan akhir tsb
Sudah seharusnya ilmu, jabatan, harta atau setiap jadi washilah / sarana pengabdian kpd Allah dan memberi kebaikan kpd manusia shgg menjadi org yg bertanggungjawab dlm hidupnya.
2- Kuasai dunia
Dunia dlm genggaman, tp tdk dihatiku. Spt Abubakar, Umar, Ustman dan sahabat2.
– Sibuk dlm ekonomi, dan berhenti saat azan. Ekonomi diurus oleh org2 yg tdk shalat (tdk melibatkan Allah dan yakin dgn teori2 manusia dan kekuatan2 manusia), maka hasilnya hancur. Maka ekonomi, politik, dsb skr hrs dikuasai org2 yg tdk tertipu dgn perdagangan dunia(annur:37).
– pikiran2 keblinger setelah jadi pemimpin, misalnya di bulan Ramadhan malah mengurus org tdk puasa (org yg tdk mau diurus oleh Allah). begitu juga pedagang2 yg buka warung makannya dgn alasan melayani yg tdk puasa.
– Jangan spt pemimpin2 yg takut pada Amerika yg sesungguhnya adalah negara bangkrut yg hutangnya terbesar di dunia. tdk ada izzah, padahal kaum muslimin di belakangnya. Kaum muslimin itu izzahnya kuat krn ada prinsip amar ma’ruf nahi munkar.
– utsman bin affan sekali infaq 100 unta, abdurrahman bin auf 2/3 keuntungannya utk infaq.
– Takut kpd Allah dan tegas kpd dunia punya izzah (Qs. Alfath:)
– Taqwa dan kaya itu bukan hal yg bertentangan. Hadits : sebaik2nya harta yg baik dipegang oleh org2 yg baik.
3- berbuat baik sbgmn Allah berbuat baik kpdmu.
– berbuat baik dgn tdk ada maksud apa2 dan tdk mengharapkan apa-apa atau balasan dari mereka.
– tdk ada org yg berbuat baik yg hidupnya menjadi susah. Hrs melatih leikhlasan kita. Krn satu2nya balasan adalah daeiAllah.

4- jgn berbuat kerusakan
– dgn alasan kebaikan mau berbuat kerusakan. misal : lokalisasi pelacuran, perjudian, miras.

Bpjs di dlmnya ada org baik spt ak fahmi. Kebenaran hrs disuarakan sekecil apapun
Mui jadi imam saja, jangan ke teknis krn energinya besar dan jadi pelaku shgg malah jadi saingan. Buat pokja2 (ekonomi, politik, dakwah, mengurus isu2 ummat Islam, dll) dgn mandat pimpinan saja, pelaksananya pengusaha2.
Ummat ini sdh bnyak potensi dan komitmen, yg blm ada itu imamnya. MUI itu bisa jadi imam. Menempatkan MUI di posisi tepatnya. Beratnya beban dana sebetulnya MUI bisa dibantu ummat.
Bagaimana sang guru menghasilkan bnyk pejuang2.

Tuntunan Quran dalam menjawab Penentang Dakwah

Seri Mengaji Jumat Masjid Alitisham, 14agt2015 / 29syawal1436, ust. Syukron

Tafsir Qs. hud : 25-29

# Ayat2 ini merupakan motivasi bagi nabi SAW, bahwa dalam sejarah ada dakwah nabi terdahulu walau hampir seluruh hidupnya sudah didedikasikan utk dakwah, namun pengikutnya pun tidak banyak krn beratnya tantangan dari ummatnya. Sebagai perbandingan :
– nabi Muhammad 13 tahun dakwah di makkah pengikutnya 70 org.
– nabi Nuh 900 tahun dakwah, hanya 80 org pengikutnya.

Ada 3 jenis manusia yg ujiannya terberat :
1- para nabi
2- org2 yg beriman
3- org2 sholeh

Ayat 25-26 berbicara mengenai inti / hakikat dakwah para nabi :
1#- memberi peringatan
2#- Mengajak agar mereka (kaumnya) menyembah kpd Allah.
3#- akan mendapatkan ujian berat.

Nabi Nuh mendapat penentangan dari para pembesar kaumnya yaitu org terpandang / mutrofiha : pemimpin, orgkaya, kaum intelektual, dan para elit.
Qs. 17:16 – jika para pembesar mengikuti Islam akan memberi manfaat yg sangat besar. “Dan jika Kami hendak membinasakan suatu negeri, maka Kami perintahkan kepada orang-orang yang hidup mewah di negeri itu (supaya mentaati Allah) tetapi mereka melakukan kedurhakaan dalam negeri itu, maka sudah sepantasnya berlaku terhadapnya perkataan (ketentuan Kami), kemudian Kami hancurkan negeri itu sehancur-hancurnya.”

Oleh sebab itu dlm dakwah nabi SAW di Makkah dalam doa beliau menyatakan, “berilah kekuatan pada Islam dgn dua Umar”, maka ketika Umar bin khattab masuk Islam, percepatan dakwah menjadi luar biasa.

4 alasan para pembesar menolak dakwah nabi Nuh :
1- krn nabi Nuh manusia biasa yg tdk memiliki kelebihan – ordinary people.
2- pengikut2 nabi Nuh adalah org2 hina / org susah / org miskin / org2 paling rendah / grassroot.
3- pengikut2nya adalah org2 yg sederhana dlm berfikir – badiya ro’yi.
4- nabi Nuh tidak memiliki sedikitpun kelebihan
5- nabi Nuh dianggap pendusta

Penolakan ini adalah bentuk kesombongan / takabbur, yaitu :
– menolak kebenaran
– merendahkan manusia

Bentuk takabbur ini yg diancam tidak akan masuk surga : tdk akan masuk surga kalau ada kesombongan sebesar zarrah (hr muslim)

Sebaliknya takabbur adalah tawaddu, yaitu :
– menerima dan patuh pada kebenaran dari Allah (al-Haq)
– melihat org lain selalu punya kelebihan, contoh : bahkan pada org yg bermaksiat komentarnya, “org itu maksiat krn ketidaktahuannya, sdg aku, maksiat krn hawa nafsuku yg tak terkendali.”

Mulai ayat 28 – 35 nabi Nuh menjawab penentangan :
– Ayat 28 : dimulai dgn “wahai kaumku” – bentuk keterikatan emosional, tdk ada niat buruk atau mencelakakan mereka, dan menunjukkan besarnya perhatian dan pengabdian beliau kpd mereka. Lalu mengajak dialog :
a- bgmn pandanganmu kalau aku membawa bukti kenabian yg nyata dari Tuhanku? (jgn pukul rata bahwa krn aku adalah nabi dan pengikutku tdk sehina itu)
2- Ayat 29 : bahwa nabi Nuh tdk sedikit pun meminta upah , harta, kekuasaan atau jabatan oleh krn dakwah ini. “Upahku langsung dari Allah.”
3- bantahan tentang tuduhan pada pengikutnya : tdk mungkin aku mengusir org2 yg sdh beriman, krn mrk pasti akan bertemu Tuhannya. justru kalianlah yg bodoh.
persepsi bodoh menurut agama / nabi Nuh dgn penentangnya amat berbeda. org pintar pasti lebih memilih akhirat :
– hidup mau yg sebentar (dunia) atau yg lama (akhirat), yg fana atau yg kekal.
– kesenangan yg sedikit atau yg banyak (kenikmatan akhirat).
– yg selamat atau yg celaka.

Defenisi dakwah : mengajak manusia ke jalan Allah. metode dakwah :
– dgn cara menyampaikan – tabligh (di mimbar, muballigh), ta’lim (pengajian), mauidzoh / mudzakaroh (diskusi).
– bil hal / dgn sikap dan bertanya utk mengajak.

Wallahu a’lam

Ummat Islam harus selalu memantau peristiwa di sekitarnya

Seri Pengajian Tafsir Alhijri, 2agt215 / 17syawal1436, Ust. Didin H.

Sebagai bagian dari kaum muslimin, kita selalu memantau peristiwa2 yang terjadi, paling tidak peristiwa2 :
1. yg menyangkut ummat Islam
2. peristiwa alam

Peristiwa2 tersebut sebagai peringatan Allah – untuk meningkatkan kesadaran tauhid.

1# Hal2 yg menyangkut kaum muslimin

– kejadian di Tolikara Papua – bersumber dari perasaan irinya para oknum misionaris, bertahun2 menjadikan rakyat papua obyek, tetapi tdk banyak melakukan perubahan. Berbeda ketika dakwah Islam masuk yg dlm waktu singkat merubah perilaku menjadi lebih baik (berpakaian, pendidikan meningkat, dsb…) karena sudah menjadi konsekuensi dari ibadah.dsb

Di pulau irian (=urunianun (tdk berpakaian…) krn merupakan pulau yang kaya SDA, ada grand design level dunia yang akan melancarkan minimal dua kali kejadian buruj di papua setiap tahunnya, dilaksanakan sistematis dengan memperalat keluguan orang-orang di sana.

fakta : yg cinta tanah air adalah ummat Islam.

# Harusnya pemerintah bisa melihat potensi dana ummat, daripada menambah pinjaman luar negeri yang tidak seberapa  :
– dana haji 11t /tahun, daftar tungggu sampai 15 tahun.
– zakat > 200t / tahun
tdk perlu pinjaman ke cina dan jepang cuma 15t tapi permintaannya macam2.

40 org terkaya di Indonesia, 1-5 org cina, mereka kaya krn rokok. yg merokok ummat Islam. bahkan para kiayi dan para ustadnya.

2# peristiwa alam

– Kemarau panjang – dapat dilihat fakta bahwa teknologi tdk mampu menyelesaikan kemarau krn dananya terlalu mahal.

Qs. al waqiah : 68-70 – Maka terangkanlah kepadaku tentang air yang kamu minum. Kamukah yang menurunkannya atau Kami ? Kalau Kami kehendaki, niscaya Kami jadikan dia asin, maka mengapakah kamu tidak bersyukur?

Hal2 terkait kebutuhan air yg sulit dipenuhi karena kemarau ini, Islam telah menyediakan solusi yaitu istisqa (shalat meminta air atau meminta hujan).

– Terkait dengan Pengelolaan BPJS, faktanya bukan BPJS nya tapi masalah pada prosesnya. Kesehatan yg hrsnya diatur dan didanai penuh oleh negara, tetapi krn masyarakat hrs bayar, oleh krn itu transaksinya hrs jelas. utk melindungi masyarakatnya sendiri.

Misal itu statusnya sebagai wadiah : titipan yang disimpankan, maka tdk boleh digunakan tanpa izin.

Uang adm dlm islam tdk boleh jadi uang yg di putar dlm bisnis, (oportunity cost) dan setiap yang berhubungan dengan denda hrs dimasukkan ke sosial.

Wallahu a’lam

Dibalik makna shalat Istisqa

seri mengaji Masjid Alitisham, 1agt2015 / 16syawal1436, ust. Sambo

Muqoddimah

istisqa adalah :
1- spt shalat ied, baik waktunya (waktu dhuha) maupun caranya. 4 hari sblmnya disunnahkan shaum sunnah dulu dgn memperbanyak, shalat istisqa ketika shaum hari keempat.
2. solusi bagi ummat Islam ketika tdk ada hujan dan mendpt kekeringan.
3. sbg syiar Islam

5 hal penting :
1. definisi istisqa
2. jenis2 istisqa
3. tata cara shalat istisqa
4. hal2 yg disunnahkan sblm shalat istisqa
5. hal2 lain yg berkaitan dgn istisqa

1# Definisi

– istisqa makna bahasa secara umum meminta air – Qs.2:60 – Dan (ingatlah) ketika Musa memohon air untuk kaumnya, lalu Kami berfirman: “Pukullah batu itu dengan tongkatmu”. Lalu memancarlah daripadanya dua belas mata air. Sungguh tiap-tiap suku telah mengetahui tempat minumnya (masing-masing). Makan dan minumlah rezeki (yang diberikan) Allah, dan janganlah kamu berkeliaran di muka bumi dengan berbuat kerusakan.
ayat ini ditutup dgn berkorbanlah, jgn membuat kerusakan dn kemaksiatan

– istisqa makna istilah secara spesifik atau khusus minta hujan kpd Allah dgn syarat2 tertentu.

2# Jenis istisqa

– berdoa minta hujan : kapan saja, oleh siapa saja masing2 pribadi minta hujan, didahului dgn istighfar
– saat khutbah jumat : berdoa pada khutbah kedua yg meminta khotib, dengan mengangkat dua tangan tinggi2 dan membalik badan dan menghadap kiblat, biasanya sunnah khotib ketika doa mengangkat telunjuknya saja.
– shalat istisqa : lebih terorganisir, dan mengandung syiar, diorganisir oleh ulama, penguasa atau org2 yg berpengaruh.

3# tata cara shalat istisqa

– sama dgn shalat idul fitri dan idul adha baik waktu atau tempat atau caranya.
disunnahkan di lapangan, surahnya al a’la dan alghasiyyah.
– yg haid, anak2 dianjurkan datang.7x
– 7x dan 5xtakbir
Perbedaan :
– khutbahnya dua kali.
– menggunakan baju yg lama dan tdk menggunakan wangi2an, krn prinsip merendahkan diri kepada Allah.
– tidak bertakbir sebelumnya, tapi melakukan istighfar sepanjng jalan
– menmpakkn muka sedih, memelas, tdk spt idul fitri nampak bersyukur atau kegembiraan.
– bawa binatang ternak, krn mrk berdoa dan bertasbih 24:41vvll
– khutbah dibuka dengan istighfar 9x dan 7x (shalat ied dibuka dgn hamdallah), dilakukan di lapangan, sepanjang jalan menuju lapangan beristighfar.
bawa serban atau jubah dibalik penggunaannya.
– khatib saat berdoa di khutbah kedua menghadap kiblat..  Khatib dan jamaah beristighfar bareng2. Dan saat khutbah membalikkan surban.

4# HAL HAL YG DIANJURKAN DALAM SHOLAT ISTISQO

A.  Diwajibkan Memperbanyak istighfar 71: 10-12, 11:52),  krn bisa jadi tdk turun hujan krn dosa2, sebagai azab atau peringatan 8:33
B.  Menjauhi dosa2, kedzaliman  2:60
C. Berpuasa 4 hari.. Sholat istisqo nya di hari ke 4 dr puasa
D. Memperbanyak sedekah
E.  Membawa hewan ternak
F.  Memakai selendang atau sorban

5# HAL HAL LAIN

Disosialisasikan dan diorganisir,  yg terbaik oleh penguasa. Penguasa dan rakyat memperbanyak istighfar dan taubat serta menjauhi dosa2  dan kedzaliman

Wallahu a’lam

Mudik ke kampung halaman

Seri Mengaji Masjid Alitisham jumat, 30agustus2015 / 14syawal1436, Ust. Syukron

Qs. Al qashas:85 – Sesungguhnya yang mewajibkan atasmu (melaksanakan hukum-hukum) Al Quran, benar-benar akan mengembalikan kamu ke tempat kembali. Katakanlah: “Tuhanku mengetahui orang yang membawa petunjuk dan orang yang dalam kesesatan yang nyata”.

Ini adalah ayat penghibur bagi nabi SAW yg krn tekanan thdp dakwah beliau, terpaksa hrs meninggalkan kampung halaman.

# Terminologi ma’ad (pulang ke kampung halaman) :

1. kampung halaman dunia yaitu Makkah, sesuai asbabun nuzul ayat ini,  spt nabi SAW setelah 10 tahun kembali ke Makkah, tanpa balas dendam, tanpa pertumpahan darah kpd quraisy yg telah kejam padanya, justru membawa berbagai kebaikan besar yg membuat peradaban islami kokoh disana. Qs. 2:125 malah menjelaskan makkah adalah kampung halaman dimana semua manusia dan org yg beriman merindukannya.

2. ma’ad dlm makna kematian krn setiap yg bernyawa akan kembali ke sana. adakah org beriman rindu kematian? krn kematian pasti didatangi manusia. seorang mujahid, Abu Bada (sampai 80 tahun masih angkat senjata) selalu ingin dipertemukan musuh yg terhebat yg melebihi kemampuannya krn rindu syahid.

3. kampung halaman kaum muslimin itu adalah kiamat, pintu gerbang menuju kehidupan akhirat, dimana setiap manusia juga pasti akan mendatanginya.

4. kampung halaman adalah surga (al jannah) krn nabi Adam diciptakan Allah di surga. hadits : “Setiap ummatku pasti masuk surga.” tergantung perbekalan yg dia persiapkan, ada yg mampir dulu disucikan di neraka, ada yg lama, ada yg sebentar saja, ada bahkan yg langsung masuk surga. seperti mudik dgn perbekalan yg pas-pasan, kita hrs sering berhenti beli bekal lagi.

# Agar Allah memenuhi janjiNya mengembalikan kita kpd kampung halaman hakiki, maka ma’ad diungkapkan dgn kata “farodo alaikal qur’an” – sebuah peta atau jalur mudik, supaya perjalanan mudik itu tanpa hambatan, tidak menyasar, dan tdk ada gangguan maka wajib untuk mendalami quran. patokan quran (koordinat ‘GPS’ Ilahiyah), bukan patokan tradisi yg bisa menyesatkan.

janji Allah banyak yaitu : terkait dgn ukhwori (akhirat) dan duniawi. misalnya : setiap masalah pasti ada jalan keluar, setiap hamba pasti dpt rizki, setiap hamba yg taqwa diberi kemudahan dlm urusannya, dihapus dosanya, dilipatgandakan pahalanya (65:4-5), diselamatkan dlm pulang kampung hakiki.

Allah tdk pernah mengingkari janjiNya. tapi kenyataannya banyak juga yg tdk mendapatkan,  krn banyak dari kita tdk memenuhi syarat janji tsb terpenuhi. syarat itu adalah taqwa. bgmn spy taqwa? jawaban ayat 28:85 ini adalah dgn perkuat interaksi dgn Quran.

jgn sampai dlm aktivitas mudik hakiki ini :
– nafsu kita merusak arah menuju kampung kita. ketika seorang tdk mau beribadah, sesungguhnya dia sedang merusak kampung halaman sendiri.
– godaan syetan mengaburkan tujuan ke kampung halaman kita, terutama ketika akan mati.
– kaum kafir menyesatkan jalur tersebut.

dan kita pun wajib marah kalau ada yg merusak kampung halaman kita.

# ketika kembali ke kampung halaman hrs dlm kondisi yg lebih baik ketika kita dilahirkan dgn penuh fitrah yg sdh baik.

Keadaan manusia ketika pulang ke kampung ada pada Qs. Alghasiyyah(88) :
1. ada yg wajahnya tertunduk malu – Qs. 88:2.
2. ada yg wajahnya berseri2 – Qs. 88:8

Wallahu a’lam

Pantulan Taqwa Dalam bentuk Kecerdasan

Khutbah Idul Fitri 1436 H, Masjid Alitisham, Dr. H. M. Rais Ahmad, 17Juli2015 / 1 Syawal 1436H

Allahu akbar, Allahu akbar, Allahu akbar, Walillahilham

Sebagai perwujudan rasa syukur kita akan keberhasilan menyelesaikan ibadah Ramadhan tahun ini, kita hadir pada hari ini bersama-sama bersimpuh mengucapkan takbir, tahmid, tasbih dan tahlil.
hari ini kita memasuki jiwa yang penuh bahagia ruhani, kelezatan samawi (langit) dan kenikmatan spiritual. 

Qs. 2:185 – (Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil). Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu, dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur.

Allahu akbar, Allahu akbar, Allahu akbar, Walillahilham

Ibadah Ramadhan yang baru saja kita laksanakan, sesungguhnya adalah suatu proses pendidikan yang berkelanjutan dan berkesinambungan bagi kita orang-orang yang beriman yang dapat menghantarkannya kepada puncak nilai-nilai kemanusiaan yang disebut taqwa (la ‘allakum tattaquun). Taqwa merupakan indikator utama kebahagiaan, kemuliaan dan kesejahteraan.

Qs. 49:13 – Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling takwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.

Qs. 7: 96 – Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.

Allahu akbar, Allahu akbar, Allahu akbar, Walillahilham
Hadirin jamaah Idul Fitri rohimakumullah,

Ada beberapa hal penting yang ditumbuhkan melalui latihan-latihan selama melakukan ibadah Ramadhan sebagai indikator utama ketaqwaan.
Pertama, menumbuhkan kecerdasan emosional yang berkaitan dengan kemampuan pengendalian diri dalam merespon berbagai macam keadaan. Pengendalian diri ketika mencintai dan membenci sesuatu agar tidak berlebihan.

“Cintailah sesuatu itu secara sederhana karena boleh jadi engkau akan membencinya pada suatu ketika dan bencilah sesuatu secara sederhana karena boleh jadi engkau akan mencintainya pada suatu ketika.” (HR. At-Tirmizi)

Pengendalian diri ketika berhadapan dengan orang yang berbeda pendapat atau malah berseberangan dengan kita untuk tetap menganggap mereka sebagai saudara sesama anak bangsa. Bahkan dengan sikap ini, budaya saling memaafkan akan tumbuh dan berkermbang dengan baik.

“Tidaklah puasa itu hanya (menahan diri) dari makan dan minum saja. Sesungguhnya puasa itu (meninggalkan) perbuatan yang tidak ada gunanya, dan ucapan-ucapan kotor. Jika ada orang yang menghinamu, membodoh-bodohkanmu, maka katakanlah, ‘aku sedang berpuasa’.” (HR. Ibnu Huzaimah, Ibnu Hibban dan AlHakim)

Kecerdasan emosional semacam ini akan mengikis sifat saling dengki antara sesama anak bangsa, antar suku dan etnis, bahkan antar pemeluk agama yang berbeda. Dengan kecerdasan ini diharapkan kita dapat melaksanakan tiga hal yang disebut perbuatan yang paling utama di antara yang utama (afdholul fadha’il) yaitu, “bersilaturrahim dengan orang yang memutuskannya, memberi orang yang tidak pernah memberi dan memaafkan orang yang telah berlaku dzalim kepada kita.” (HR. Imam Thabrani dan Muaz bin Jabal)

Kedua, membangun kecerdasan spiritual yang berkaitan dengan arah dan tujuan hidup yang jelas yakni bukan semata-mata ingin mendapatkan materi dan jabatan yang seluas-luasnya dengan segala macam cara (tujuan menghalalkan segala cara), akan tetapi juga mencari kebahagiaan yang bersifat ruhaniyyah yang dilandasi dengan ajaran agama. Kejujuran, keadilan, jauh dari budaya dan perilaku syirik yang ditanamkan melalui ibadah shaum akan menghantarkan pada kenikmatan hidup yang hakiki dan kecerdasan spiritual yang tinggi. Setiap orangakan merasakan betapa jujur, adil dan amanah itu adalah sesuatu yang sangat indah dan sangat luhur.

Rakus, tamak dan kourp pasti akan selalu dijauhka dalam kamus kehidupan orang yang memiliki kecerdasan spiritual yang tinggi, karena ia menyadari bahwa sifat rakus dan tamak akan membawa kepada kefakiran.

“Jauhilah oleh kalian sifat tamak (rakus) karena sesungguhnya sifat itu adalah merupakan kemiskinan yang nyata.” (HR. Thabrani)

Kecerdasan spiritual akan membawa pula pada berfikir untuk senantiasa membawa ajaran agama dalam seluruh tatanan kehidupan. Tidak ada dikotomi dan sekularisasi dalam jalan hidupnya. Semua harus terkait dengan ketentuan Allah SWT. Ketika beraktifitas di masjid, di pasar, di kantor-kantor pemerintahan, di kampus, di jalan raya maupun dalam keluarga. Hal ini sejalan pula dengan Alqur’an :

Qs. 2:208 – Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam keseluruhan, dan janganlah kamu turut langkah-langkah syaitan. Sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu.

Allahu akbar, Allahu akbar, Allahu akbar, Walillahilham
Hadirin jamaah Idul Fitri rohimakumullah,
 

Ketiga, membangun kecerdasan sosial yaitu kecerdasan dalam arti selalu memiliki rasa simpati dan empati dan selalu ingin menolong orang yang mendapatkan kesulitan dalam hidupnya. Kecerdasan sosial akan mengikis habis sifat egois, kikir, materialistis yang diganti (ditukar) dengan aufat kedermawanan sebagai buah latihan ibadah shaum. Ibadah Ramadhan melatih orang merasakan betapa beratnya lapar dan haus itu, padahal cuma sementara dan terbatas hanya di siang hari (yaitu hingga terbit fajar sampai terbenam matahari). Bagaimana halnya dengan nasib orang ya g sepanjang hidupnya merasakan lapar dan dahaga dalam kekurangan. Tidak pantas membarkan mereka dalam keadaan kekurangan terus menerus. Ibadah shaum menanamkan bahwa kita bagian dari mereka yang bernasib kurang baik dan mereka pun bagian dari diri kita.

Engkau akan melihat orang-orang beriman dalam kasih sayang mereka, dalam kecintaan mereka dan dalam keakraban mereka antar sesamanya adalah bagaikan satu tubuh. Apabila salah satu anggotanya merasakan sakit, maka sakitnya akan dirasakan pulan oleh seluruh tubuhnya sehingga seluruhnya ikut demam (HR. Bukhari).

Bagi orang yang memiliki kecerdasan tinggi yang terimplementasikan dalam sikap kedermawanannya akan mendapatkan anugerah kedekatan dengan Allah SWT dan sesama manusia. Sebaliknya orang yang kikir, bakhil akan mendapat adzab, jauh dari Allah, jauh dari manusia.

“Orang yang pemurah itu dekat dengan Allah, dekat dengan manusia, dekat dengan surga dan jauh dari neraka. Dan orang yang bakhil itu jauh dari Allah, jauh dari surga dan dekat dengan neraka. Orang jahil tapi pemurah lebih dicintai Allah daripada ahli ibadah tapi bakhil.” (HR. Tirmidzi)

Allahu akbar, Allahu akbar, Allahu akbar, Walillahilham
Hadirin jamaah Idul Fitri rohimakumullah, 

Keempat, membudayakan amal jama’i. Hal lain yang penting latihan dan pendidikan Ramadhan yang harus diteruskan di luar Ramadhan adalah kebiasaan melakukan amal jama’i, ibadah mahdoh maupun muamalah secara bersama-sama (berjamaah). Di bulan Ramadhan semua masjid penuh di mana-mana, baik di kampung maupun di kota, di perumahan maupun di kampus, bahkan Mushalla di pasar selalu diramaikan kaum muslimin dalam melaksanakan shalat 5 waktu berjamaah, shalat tarawih bahkan ta’jil (buka shaum bersama) termasuk tadarrus Al Quran. Jika kebiasaan itu diteruskan secara kontinyu sehingga menjadi budaya unggulanyang dinanti-nantikan oleh ummat dan dunia. Kita yakin akan terjadi perubahan yang signifikan ke arah yang paling baik dan kualitas ummat. Dalam sejarah kita memahami bagaimana ummat Islam memiliki izzah (harga diri)yang tinggi, dihormati oleh masyarakat dunia termasuk oleh orang-orang kafir.

Ummat Islam punya sikap keras terhadap orang kafirdan lemah lembut dan penuh kasih sayang terhadap sesama saudara seiman karena mereka melakukan ruku’ dan sujud secara bersama-sama dalam shalat berjamaah yang hanya mengharap ridho Allah SWT semata.

“Muhammad adalah utusan Allah, Da orang-orang yang ada besertanya bersikap keras kepada orang-orang kafir dan sayang menyayangi sesamanya, Engkau lihat mereka ruku’ dan sujud mengharap karunia Allah dan ridho-Nya. Tanda-tanda mereka ada di wajahnya tampak bekas sujud. Demikianlah perumpamaan mereka (kaum Muslimin)”

Kegiatan muamalah seperti kegiatan ekonomi – perdagangan dan jual beli yang terbebas dari riba, penipuan dan melahirkan kesejahteraan bersama bukan terjadi kesenjangan antar sesama kelompok ummat (yang kaya makin kaya, yang miskin semakin banyak dan semakin terpuruk), seperti yang terjadi di era sekarang yang perekonomian dan bsnis dikuasai oleh pelaku ekonomi ribawi.

Allahu akbar, Allahu akbar, Allahu akbar, Walillahilham
Hadirin jamaah Idul Fitri rohimakumullah, 

Jika kaum muslimin sudah membiasakan shalat berjamaah, meramaikan dan  memakmurkan masjid dan menganggap hal itu sebagai kebutuhan, maka diharapkan mereka akan tergerak hatinya untuk berjamaah dalam bidang muamalah dalam membangun kekuatan ummat dengan membangun pendidikan yang berkualitas dan yang terjangkau oleh semua lapisan masyarakat, membangun institusi kesehatan yang memungkinkan kaum dhuafa memiliki akses, membangun institusi ekonomi ummat dan lain sebagainya. Hal ini sangat dimungkinkan karena untuk saat ini Alhamdulillah sumber daya manusia (SDM) muslim yang berkualitas sudah cukup tersedia, tinggal bagaimana mengatur dan mensilaturahimkannya. Demikian pula potensi dana yang terdapat pada Zakat-Infaq-shodaqoh (ZIS) cukup besar, demikian pula lembaga wakaf Indonesia yang sudah menasional.

Sungguh luar biasa kekuatan yang terjelma dampak dari berjamaah itu akan mengundang rahmat dan pertolongan Allah SWT.

Qs. 9: 71 – Dan orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, sebahagian mereka (adalah) menjadi penolong bagi sebahagian yang lain. Mereka menyuruh (mengerjakan) yang ma’ruf, mencegah dari yang munkar, mendirikan shalat, menunaikan zakat dan mereka taat pada Allah dan Rasul-Nya. Mereka itu akan diberi rahmat oleh Allah; sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

Hanya saja, dalam melaksanakan amal jama’i ini diperlukan keikhlasan yang sungguh-sungguh untuk terbiasa melebur diri dalam barisan yang rapi. Kesediaan untuk dipimpin oleh yang lain yang lebih capable, kesediaan untuk berdiri pada barisan belakang. Diperlukan juga kesabaran dalam membangun amal jama’i, karena sering terjadi gesekan-gesekan yang kalau disikapi secara emosional akan menimbulkan perpecahan dan pertentangan apalagi jika terdapat iming-iming dalam bidang materi yang menggiurkan dan menarik perhatian.

Perlu kita sadari bersama bahwa orang-orang kafir pun, mereka selalu bekerja sama dalam membangun kekuatan mereka, kerjasama dalam bidang pendidikan, ekonomi, politik maupun pertahanan, seperti yang kita sakikan dan rasakan sekarang ini. Hal ini pun sesungguhnya sudah dikemukakan Allah dalam  firman-Nya.

Qs. 8 : 73 – Adapun orang-orang yang kafir, sebagian mereka menjadi pelindung bagi sebagian yang lain. Jika kamu (hai para muslimin) tidak melaksanakan apa yang telah diperintahkan Allah itu, niscaya akan terjadi kekacauan di muka bumi dan kerusakan yang besar.

Oleh karena itu, mari kita biasakan dan budayakan amal jama’i dalam berbagai bidang kehidupan kita, sebagai hasil dari ibadah Ramadhan yang kita lakukan, agar rahmat dan pertolongan Allah serta kekuatan akan bisa diraih seoptimal dan semaksimal mungkin. Semoga Allah menerima amal ibadah kita lakukan, menyempurnakan kekurangannya dan kita termasuk golongan orang-orang yang bertaqwa.

Doa Khutbah kedua

Allahu akbar, Allahu akbar, Allahu akbar, Walillahilham
Hadirin jamaah Idul Fitri rohimakumullah,
 

Allahumma ya Allah ya Tuhan kami,
kami panjatkan segala puji dan syukur atas segala rahmat dan karunia yang telah Engkau limpahkan kepada kamu, nikmat sehat wal afiat, nikmat ilmu dan nikmat iman serta Islam. 

Ya Allah ya Tuhan kami,
Jadikanlah kami hamba-hamba-Mu yang pandai mensyukuri nikmat-Mu dan janganlah Engkau jadikan kami hamba-hamba-Mu yang ingkar dan kufur terhadap semua nikmat yang telah Engkau berikan kepada kami.

Allahumma ya Allah,
Ampunilah kami dan dosa serta kesalahan orangtua kami, kesalahan dan dosa saudara-saudara kami kaum muslimin dan muslimat yang telah melalaikan banyak perintah-MU dan melakukan segala larangan-Mu. Andaikan Engkau tidak mengampuni dan memaafkan kami, kami takut pada adzab-Mu di akhirat nanti dan pertentangan bathin dalam kehidupan dunia ini.

Ya Allah, janganlah Engkau limpahkan adzab-Mu kepada kami karena dosa dan kesalahan kami. Kami yakin ya Allah, rahmat dan ampunan-Mu jauh lebih luas dari adzab-Mu. 

Akhirnya ya Allah ya Tuhan kami, terimalah segala amal ibadah kami, terimalah ibadah shaum kami, shalat kami dan amal ibadah kami yang lain.

Ya Allah jadikanlah kami hamba-hamba-Mu yang selalu bertaqwa 
yang ridho dan ikhlas untuk melaksanakan aturan-Mu, 
ridho dan ikhlas Al Quran sebagai imam dan petunjuk kami dan 
ridho dan ikhlas Nabi Muhammad SAW sebagai panutan kami.

Ya Allah, berbagai macam ujiandan musibah kini sedang menimpa masyarakat dan bangsa kami. Kami yakin musibah ini bukan karena Engkau membenci kami, akan tetapi sebagai peringatan; 
agar kami semua memiliki sikap sami’na wa atho’na akan segala ketentuan-Mu
agar kami semua kembali kepada agama-Mu, yaitu Islam yang Engkau ridhoi.

Aamiin.. 

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.