Bagaimana cara Adopsi Anak

Ada yang cukup menarik ketika aku berbicara dengan sahabat baruku pertama kali. Dia sudah 2 minggu ini magang di Labo tempatku bekerja dan sering terlihat pula bolak-balik dari Residence Univértaire Jean Moulin tempatku tinggal. Namun baru kali ini aku sempat berbicara dengannya dan mencoba tahu lebih banyak tentang dirinya. Dia bilang begini, “saya Ricardo, rumah orangtua saya sekitar 30 menit dari le creusot, di sini saya akan magang sekitar 3 bulan. dan saya adalah anak adopsi, sejak 3 tahun saya sudah dibawa dari meksiko untuk tinggal di sini bersama orangtua baru saya..”

wahh.. kaget juga aku. di percakapan perkenalan pertama dia dengan tidak ragu-ragu langsung bilang saya adalah anak adopsi.

Aku jadi ingat beberapa saat yang lalu saat jalan-jalan di taman verrerie. Ada seorang ibu muda perancis ngajak main 2 anaknya. Ngga jauh dari situ, suaminya memperhatikan dari jauh sambil duduk-duduk, mereka berdua ini orang kulit putih tapi anaknya dua-duanya orang kulit hitam ! so, ini juga adopsi.

Aku kemudian mencari info bagaimana hukum Perancis mengenai adopsi ini ditegakkan, anda bisa baca disini (dalam bahasa perancis). Secara garis besar, menurut hukum perancis, syarat adopsi ternyata cukup simpel, namun banyak dokumen yang harus dipenuhi bila anak yang diadopsi diambil dari lain negara dan tentunya harus meyakinkan petugas bahwa orangtua pengadopsi mampu secara finansial mengurus anak-anak tersebut. Kalau sahabat mau melihat aturan dan konsekuensi adopsi di perancis dalam bahasa inggris, bisa juga di cek di Wiki.

Beberapa saat yang lalu di perancis ada wacana aneh, bahwa kaum homo seksual juga ingin bisa mengadopsi anak. Publik perancis cukup seru membahas ini, dan akhirnya dilarang (Kalau tidak salah baru satu negara yang menerapkan kaum homo ini boleh mengadopsi, yaitu kanada). Namun, pada pelaksanaannya, kaum homo pun kalau mau bisa mengadopsi anak dengan pintu hukum single parent, dokumen nikah homo-nya sengaja tidak dideklarasi dulu lalu dia mengangkat anak, sambil hidup bersama dengan pasangannya (parah juga ya…, aku malas ngebahasnya lebih lanjut)

Kembali ke adopsi tadi, keterbukaan sahabatku Richardo tadi menunjukkan bahwa dalam hubungan anak adopsi dengan orangtuanya juga sangat terbuka. Kenyataan sesungguhnya tetap diketahui oleh anak tersebut, walau mungkin saja ada ombak2 kesedihan saat pertama kali kenyataan itu dibuka padanya. Aku melihat beberapa kali di Indonesia, orangtua ada yang menyembunyikan identitas anak, tentu ini tidak baik, karena kaitannya saat dia menikah nanti, nasabnya (garis keturunannya) sudah jelas, menghindari pernikahan dengan saudaranya sendiri. Keterbukaan ini sebetulnya cara-cara islam, untuk melindungi orang tua dan anak tersebut tetap berada dalam kejelasan hukum.

Lalu hukum yang mengatur hal ini di indonesia bagaimana ? aku menemukan tulisan cukup lengkap di Situs LBH dan aturan hukum tambahan untuk untuk warga asing yang ingin mengadopsi anak indonesia ada di Situs Asiamaya.

Pertanyaan selanjutnya adalah bagaimana penerapan hukum adopsi di Indonesia ? Ternyata masih terjadi proses yang tidak teliti dalam pengadilan yang memutuskan suatu adopsi diizinkan atau tidak. Beritanya dapat anda lihat di sini. Masih juga terjadi kebingungan di rumah sakit bersalin bagi orang tua yang tidak bertanggungjawab meninggalkan bayi yang dilahirkan di rumah bersalin, lalu didatangi oleh orang-orang yang mau mengadopsi (baca di sini).

Lalu mengapa harus melakukan adopsi ? Selain untuk pasangan yang sangat mendambakan anak, namun belum juga diberikan oleh Yang Maha Kuasa, adopsi sebetulnya adalah melindungi anak-anak dari orangtuanya tidak mampu membesarkannya karena kemiskinan, atau meninggal dunia karena bencana alam dan sebab-sebab lainnya. Adopsi juga bisa kita jadikan sebagai salah satu solusi bagi anak jalanan.

Nah, begitulah sahabat. Tulisan ini sekedar mendeskripsikan saja mengenai adopsi, mudah-mudahan dapat dijadikan sebagai pengetahuan awal bagi sahabat yang mungkin saja akan mengadopsi anak. Semoga bermanfaat.
————–
ILustrasi gambar dari :
http://www.parentdish.com/

4 Tanggapan

  1. bole tau ga gmana klo justru saya punya anak yang ingin supaya orang laen yang mengadopsinya?

  2. kami ingin mengadopsi anak …. gimana tipsnya mengadopsi anak …..

  3. sy sdh menikah slama 4 thn n blm di karuniai seorang anak…alangkah bahagianya kalo ada yg bs memberikan informasi tempt n dmn ada anak yg mau kt adopsi ..tx be 4

  4. Ada artikel menarik persyaratan utk adopsi anak. silahkan klik link di bawah ini :
    http://anurachman.wordpress.com/2009/05/11/cara-mengadopsi-anak/

    mudah2an bisa membantu bagi bapak/ibu yang ingin melakukannya.

Tinggalkan Balasan